6 Hal Tentang Laptop Chromebook yang Perlu Diketahui

0
chromebook

Laptop chromebook bagi sebagian pengguna komputer masih terasa belum familiar. Pasalnya sistem operasi yang dipakai oleh laptop ini bukan Windows, bukan MacOS, maupun Linux. Nah, jika Anda belum mengetahuinya, artikel ini akan membahas tentang laptop Chromebook.

Sekadar pengantar, saat ini laptop Chromebook sudah mencapai penjualan sebanyak 20 juta unit di seluruh dunia pada tahun 2020. Angka penjualan ini naik 3 juta unit dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu di Indonesia, laptop Chromebook juga sudah mulai banyak dipakai.

Apa itu Chromebook?

Chromebook adalah laptop atau komputer yang berjalan menggunakan sistem operasi Chrome OS. Sistem operasi ini berbasis Linux dan dibuat oleh Google sejak tahun 2009.

Buat yang menebak nama Chromebook diambil dari nama Chrome yang notabene merupakan peramban buatan Google, maka Anda benar. Chromebook adalah Chrome yang dikembangkan menjadi sistem operasi.

Jadi buat yang terbiasa memakai Chrome sebagai peramban di komputernya, tentu bakal tidak asing juga dengan laptop Chromebook.

Sebelum memutuskan untuk meminang sebuah Chromebook, ada baiknya Anda mengetahui tentang laptop Chromebook berikut ini.

tentang laptop chromebook

Pengoperasiannya Harus Online

Layaknya sebuah peramban Chrome, Chromebook pun memerlukan koneksi internet untuk menjalankan setiap perangkat lunak yang ada didalamnya.

Anda tidak memerlukan Microsoft Office yang biasa, tapi mungkin Anda akan memerlukan Microsoft 365 sebagai penggantinya. Kalau tidak ada budget buat berlangganan, Google sudah menyiapkan secara default Google Sheets, Google Docs, dan Google Slides.

Beberapa perangkat lunak diatas memang wajib Anda pakai untuk menjalankan tugas sehari-hari. Sehingga Anda tidak akan memerlukan hardisk atau SSD yang besar buat menyimpan seluruh file pekerjaan.

Penyimpanan Cloud

Saat hardisk hanya dibutuhkan untuk memasang sistem operasi, file-file hasil pekerjaan disimpan di awan alias cloud.

Penyimpanan cloud adalah penyimpanan data yang memanfaatkan mekanisme remote server. Artinya data Anda disimpan di server yang jauh disana dan hanya bisa diakses lewat internet dengan data login tertentu.

Anda tentu sudah mengenal akrab nama-nama seperti Google Drive, One Drive, Dropbox, Mediafire, dan lain-lain. Nama-nama tersebut merupakan layanan penyimpanan cloud yang lazim dipakai oleh pengguna internet.

Ketika memakai Chromebook, Anda mesti terbiasa dengan penyimpanan cloud seperti ini. Data Anda tidak akan terganggu apabila kehilangan laptop, namun butuh budget buat berlangganan. Meski ada yang gratis, tapi kapasitasnya terbatas.

Tahan Terhadap Virus

Buat para pengguna Windows, virus sudah menjadi perangkat lunak jahat yang sering mengganggu. Namun di Chromebook Anda nyaris tak akan menemukan virus di sistem operasinya.

Saat menggunakan Chrome, Anda mungkin akan mendapatkan iklan-iklan mengganggu. Iklan tersebut bahkan muncul sendiri tanpa membuka halaman yang dimaksud. Kalau sudah begitu, tandanya Chrome terkena malware.

Malware pada Chrome biasanya hadir ketika Anda memasang aplikasi yang memang mengandung malware. Cara menghapusnya sangat mudah, Anda hanya perlu mencari aplikasi yang mengandung malware itu di pengaturan dan menghapusnya.

Harga Lebih Murah

Salah satu faktor yang membuat laptop reguler lebih mahal adalah bundling dengan Microsoft Windows. Belum lagi jika ditambahkan dengan perangkat lunak lain yang membutuhkan biaya berlangganan yang sama besarnya.

Sistem operasi Chrome OS juga tidak membutuhkan spesifikasi tinggi layaknya laptop Windows atau yang lainnya. Sebab hanya beberapa software dasar saja yang diperlukan. Tapi tentu spesifikasi yang tinggi tetap lebih baik.

Dua hal tadi membuat laptop Chromebook memiliki harga yang lebih terjangkau dibandingkan laptop lain dalam rentang spesifikasi yang serupa.

Bukan untuk Multimedia

Apabila Anda merupakan gamer atau seorang editor video yang membutuhkan laptop dengan kebutuhan perangkat lunak yang bagus maka Chromebook sangat tidak direkmendasikan.

Beberapa perangkat lunak baik untuk game maupun editing gambar dan video membutuhkan instalasi dan hanya mendukung di laptop berbasis offline seperti Windows maupun MacOS.

Ada beberapa platform editing gambar dan video yang berbasis online, namun fitur-fiturnya masih kalah jauh dibandingkan perangkat lunak berbasis offline. Sehingga sangat tidak disarankan buat Anda yang pekerjaannya di bidang multimedia untuk meminang laptop Chromebook.

Laptop Chromebook Bisa Dibuat dari Laptop Biasa

Setiap laptop Chromebook adalah laptop dengan Chrome OS. Sistem operasi ini juga bisa didapatkan dengan mudah dan gratis. Oleh karena itu Anda bisa mendapatkannya buat dipasang di laptop reguler Anda.

Buat yang memiliki laptop lama dan sudah kewalahan dengan pembaruan Windows yang semakin berat, maka sangat disarankan untuk mengubahnya menjadi laptop Chromebook.

Silakan ke Chromium Projects untuk mendapatkan sistem operasi Chrome OS secara gratis dan ikuti saja segala petunjuk yang ada disana.

Demikian pembahasan tentang laptop Chromebook yang perlu Anda ketahui. Buat Anda yang mamu meminang laptop jenis ini, silakan ke marketplace kesayangan Anda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here