Bisnis  

Solusi Pembiayaan Haji dari Gradana dan ALIF

solusi pembiayaan haji

KopiTEKNO.com – Mulai tahun ini, masyarakat Indonesia yang ingin menunaikan ibadah haji bakal lebih mudah. Sebab ada solusi pembiayaan haji yang bisa diakses secara digital. Sehingga pendaftarannya bisa dilakukan sesegera mungkin. Hal ini berkat adanya program ALIF dan Gradana.

Kolaborasi antara Gradana dan ALIF dalam menawarkan Pembiayaan Pengurusan Haji (PPH) AlHajj bertujuan untuk mempercepat mendapatkan nomor antrian keberangkatan haji. Hal ini selaras dengan program Haji Muda yang dicanangkan BPKH. Melalui kerjasama ini, masyarakat dapat melakukan pengajuan fasilitas PPH AlHajj secara digital.

Menurut Direktur Utama Gradana Angela Oetama, kolaborasi ini akan mempermudah masyarakat Indonesia dalam melakukan pendaftaran dan pelunasan biaya haji, serta semakin menunjukkan bahwa kolaborasi antara fintech dan lembaga keuangan lain sangat berguna dan dapat memberikan nilai tambah yang unik.

“Kerja sama Gradana dan Alif akan semakin menunjukkan bahwa tidak adanya batasan kolaborasi fintech, kami membuka selebar-lebarnya peluang kolaborasi, yang paling penting adalah bertujuan untuk mempermudah hidup dan meningkatkan inklusi keuangan untuk masyarakat Indonesia,” ujar Angela.

Afrid Wibisono sebagai Direktur Utama dari PT Al Ijarah Indonesia berharap kolaborasi antara Gradana dan Alif akan menjadi jawaban dalam permasalahan waktu tunggu keberangkatan haji yang cukup lama, sehingga waktu paling baik adalah sudah melakukan pendaftaran dari sekarang.

“Daftar tunggu haji reguler sekarang sudah mencapai 20 tahun, sehingga paling baik adalah mendaftar sekarang untuk melakukan proses penyelesaian biaya, selagi kondisi kesehatan masih prima dan masih dalam usia produktif,” ujarnya.

Saat ini adaptasi fintech lending di Indonesia masih terpusat di pulau Jawa, dan menurut data OJK jumlahnya masih dibawah 25 persen sehingga memerlukan usaha lebih dalam memperkenalkan manfaat fintech ke masyarakat Indonesia yang berada di luar pulau Jawa. Angela berharap pembiayaan haji ini dapat menjadikan portal Gradana lebih luas dalam memberikan manfaat ke luar pulau Jawa.

BACA JUGA:  Macam-Macam Contoh Investasi Pendek yang Bisa Mendatangkan Cuan

“Kami berharap produk ini akan menjadi salah satu cara dalam lebih memperkenalkan fintech ke luar pulau Jawa, apalagi dengan maraknya kasus fintech illegal sekarang. Dimulai dari mempermudah ibadah, kami yakin dapat mempermudah aspek lain dalam kehidupan masyarakat Indonesia di luar Jawa,” tutur Angela.

Gradana dan Alif berharap bisa menumbuhkan minat masyarakat untuk mengakses perencanaan porsi haji dari sekarang, dengan persyaratan yang sederhana, diharapkan dapat membantu masyarakat luas.

“Cukup dengan dokumen kependudukan, batas umur dan bukti penghasilan, pemohon dapat mengajukan fasilitas sampai dengan 4 calon jemaah, jadi akan sangat membantu suatu keluarga untuk dapat pergi haji bersama-sama,” tutup Angela.

Gradana dengan nama lengkap PT Gradana Teknoruci Indonesia telah dikenal sebagai platform P2P Lending pelopor pembiayaan properti dan modal kerja. Gradana menjadi fintech P2P lending konvensional atau non-syariah pertama yang berkolaborasi dalam menghadirkan layanan pendaftaran dan pembiayaan porsi haji dalam rangka memudahkan masyarakat muslim Indonesia melakukan perencanaan ibadah haji.

Ikuti selalu informasi dari KopiTEKNO.com di Google News.

No ratings yet.

Please rate this