Review Vivo S1 Pro: Upgrade Ciamik Pecinta Keindahan

0

Vivo akhirnya merilis Vivo S1 Pro di Indonesia. Smartphone yang menjadi penerus dari Vivo S1 ini hadir sejak 25 November 2019 kemarin, dan sesi blind pre-order-nya sudah dihelat beberapa pekan sebelumnya.

Apakah yang berbeda dari Vivo S1 Pro dibanding pendahulunya itu? Tren apakah yang dibawa oleh pabrikan asal China ini?

Desain

Desain kamera vertikal dengan bodi belakang gradasi sempat menjadi tren dan dipakai oleh Vivo S1. Ketika tren berubah, Vivo pun meningkatkan performa dan tampilan smartphone tersebut menjadi Vivo S1 Pro.

Vivo S1 Pro hadir di Indonesia dengan tampilan yang sedikit berbeda dengan versi China yang pernah beredar. Di negara asalnya itu, desain smartphone ini malah persis Vivo V15 Pro.

Vivo S1 Pro di tanah air ternyata hadir dengan model kamera ketupat. Kalau dilihat dengan seksama, desain bingkai kamera tadi mirip dengan Vivo S5. Sayangnya, Vivo S1 Pro memiliki poni tetes air yang mungil. Sementara kembarannya itu memiliki poni tompel yang mirip Vivo Z1 Pro.

Pada bagian belakang ada bodi yang dibalut dengan bahan plastik. Namun plastik ini diberi sentuhan yang disebut dengan glass-like, sehingga meski terbuat dari plastik, rasa premiumnya cukup dominan.

Kamera

Vivo S1 Pro memiliki empat kamera belakang yang berada di frame yang disebut diamond shape. Biar lebih mudah ya mending disebut ketupat saja sebab bentuknya memang serupa makanan khas lebaran itu.

Di bingkai tersebut terdapat empat kamera dengan masing-masing memiliki resolusi 48 MP, 8 MP, 2 MP, dan 2 MP. Seperti kebiasaan Vivo, kamera tersebut dioptimalisasi untuk mendukung software beautifikasi yang kini telah ditopang oleh keberadaan AI. Maka tak heran hasil fotonya bakal kinclong.

Untuk pencahayaan fotografi, Vivo menempatkan flash di bagian bawah bingkai ketupat tadi.

Pada bagian depan, pengguna bisa memanfaatkan kamera selfie dengan resolusi 32 MP. Meski tidak memiliki flash, pencahayaan kamera ini bakal didukung oleh layar yang berkedip menghasilkan cahaya yang mirip diffuser. Sehingga hasil dari selfie di kondisi temaram bukan jadi persoalan.

Performa

Peningkatan selanjutnya dari smartphone ini berada di sektor dapur pacu. Smartphone ini hanya memiliki satu versi jeroan saja, yakni berbekal chipset Snapdragon 665 dengan RAM 8 GB dan memori 128 GB.

Buat bermain game semisal PUBG Mobile, smartphone ini mendapatkan pengaturan grafis default di posisi low. Hal ini bisa jadi disebabkan chipset yang dimiliki oleh smartphone ini. Sepanjang permainan, tampilannya tetap smooth dan stabil nyaris tanpa lag.

Buat yang penasaran dengan skor AnTuTu-nya, smartphone ini mendapatkan skor di angka 176-ribuan. Lumayan mantap untuk smartphone dengan chipset di kelas menengah.

Meski baterainya sama dengan pendahulunya, yakni 4.500 mAh, namun smartphone ini memiliki konektor USB Type C yang memungkinkan transfer daya lebih cepat. Sehingga klaim fast charging dengan smartphone ini rasanya lebih masuk akal.

Layar

Satu hal yang bisa diandalkan dari Vivo S1 Pro adalah bagian layar yang mengusung panel Super AMOLED. Layar ini memiliki lebar 6,38 inci dengan resolusi 2.340 x 1080 piksel dan rasio aspek 19,5:9.

Layar ini melanjutkan versi sebelumnya yang juga memakai panel yang serupa. Keputusan ini cukup baik mengingat Vivo mampu mempertahankan keindahan dari segi tampilan desain dan multimedia yang diwakili oleh keberadaan layar yang vibrant.

Kesimpulan

Secara keseluruhan smartphone ini merupakan peningkatan yang lumayan baik dari Vivo S1. Dari segi desain dan performa smartphone ini mengalami peningkatan yang cukup bagus.

Yang perlu diingat buat anda yang membeli smartphone ini adalah jangan berharap banyak untuk gaming. Smartphone ini hanya cukup maksimal buat fotografi dan multimedia. Jangan ditawar dan berharap lebih dari itu.

Harganya juga rasional. Vivo S1 Pro dibanderol Rp3.999.000,00. Sebab jika dikomparasikan dengan pendahulunya hanya berbeda Rp400.000,00 saja.

Video Review

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here