Home Oppo Review Oppo K3: Pesaing Kuat Realme X yang Punya Layar Penuh

Review Oppo K3: Pesaing Kuat Realme X yang Punya Layar Penuh

0
oppo-k3

Pensiunnya Oppo seri R dan F membuat pabrikan asal China ini harus memboyong seri terbaru mereka ke Indonesia. Setelah sukses dengan perilisan seri Reno yang masuk di kelas flagship, Oppo pun membawa Oppo K3 untuk bertarung di kancah menengah.

Masuknya Oppo K3 ke Indonesia ditandai oleh sebuah postingan Instagram Oppo Indonesia. Pada unggahan tersebut tampak gambar Oppo K3 yang menyimbolkan fitur utamanya OLED Panoramic Full Screen. Tak lupa, ada tanda ‘coming soon’ yang dilanjutkan dibawahnya dengan tanggal 8 Agustus 2019.

Oppo K3 sebetulnya sudah dirilis sejak Mei lalu di negara asalnya. India pun menyusul kemudian pada akhir Juli kemarin. Dan sebagaimana postingan tersebut, Agustus ini giliran Indonesia yang kedatangan Oppo K3.

oppo-k3

Sebetulnya kalau melihat sertifikat TKDN dengan nomor 335/ILMATE/TKDN/4/2019, Oppo K3 ini sudah datang dengan kode tipe CPH1955 sejak April lalu. Perangkat ini lolos dengan kandungan sebesar 32,35% pada saat diuji. Lalu seperti apa spesifikasi dari penerus Oppo K1 ini?

Oppo K3 memiliki salah satu fitur utama, yakni layar penuh yang disebut OLED Panoramic Full Screen. Dengan ukuran layar 6,5 inchi, panel AMOLED, dan terlindung oleh Gorilla Glass 5, layar tersebut memiliki resolusi FHD+ 1080 x 2340 piksel.

Fitur layar yang dimiliki Oppo K3 ini mengindikasikan kalau dengan layar yang lebar, rasio 19,5: 9, namun rasio screen-to-body mencapai 85,5 %. Sehingga smartphone masih nyaman untuk digenggam dengan satu tangan.

~FYI aja, dulu layar berponi juga dianggap fitur, sih. Gak konsisten blass nih pabrikan hape…

Masih dari bagian depan, Oppo menempatkan in-display fingerprint sebagai salah satu fitur pengaman Oppo K3. Pemindai ini diklaim cukup cepat dalam membuka layar smartphone.

Kamera depan ditempatkan pada mekanisme pop-up yang memunculkan persegi kecil yang memuat kamera dengan resolusi 16 MP. Kamera ini memiliki bukaan f/2.0 dengan kemampuan merekam video hingga 1080 piksel pada frame rate 30 Hz.

Di bagian belakang ada bodi plastik dengan permainan warna gradasi khas Oppo. Pada bagian ini ditempatkan pula dua buah kamera yang memiliki frame seperti Reno.

Dua buah kamera belakang tersebut memiliki resolusi 16 MP dengan bukaan f/1.7 dengan penampang sensor sebesar 1.12µm, dan satunya lagi memiliki resolusi 2 MP dengan bukaan f/2.4. Kamera kedua ini berfungsi sebagai fitur depth sensor alias pembuat bokeh.

Dari konfigurasi kamera tersebut, Oppo K3 mampu menghasilkan video dengan resolusi 2160p pada 30 fps, atau 1080p pada 30 fps dan 120 fps. Untuk mereduksi guncangan saat pengambilan video, Oppo memberikan gyro-EIS.

Pada beberapa segi, Oppo K3 ini sangat mirip dengan Realme X. Termasuk dari segi pemakaian chipset. Oppo K3 juga memakai chipset dari Qualcomm, yakni Snapdragon 710. Chipset dengan proses fabrikasi 10 nm ini memiliki delapan inti yang terdiri atas dua buah 2.2 GHz Kryo 360 Gold dan enam buah 1.7 GHz Kryo 360 Silver. Urusan grafisnya diserahkan pada Adreno 616.

Sewaktu dirilis di China, Oppo K3 memiliki varian RAM 8 GB dengan memori internal 128/256 GB dan RAM 6 GB dengan memori internal 64 GB. Mudah-mudahan pengguna Oppo K3 cukup dengan memori default yang disediakan, sebab smartphone ini tidak menyediakan slot memori eksternal. Dengan kapasitas hardware diatas dan ditunjang oleh software sistem operasi Android 9 dan antarmuka ColorOS versi 6, Oppo K3 mendapatkan skor AnTuTu 164.000-an.

Baterai Oppo K3 memiliki kapasitas 3.765 mAh dengan fitur pengisian cepat ala Oppo, yakni VOOC versi 3.0 20 Watt. Pada Realme X, fitur ini mampu mengisi baterai 55% dalam waktu 30 menit saja. Fitur pengisian daya yang cepat ini tentu salah satunya karena Oppo K3 sudah memakai port USB Type-C.

Soal harga yang ditawarkan, Oppo K3 juga mirip Realme X. Kalau Realme X memang sudah resmi, harganya berada di rentang Rp3,5 juta hingga Rp4,2 juta. Sementara itu, Oppo K3 sendiri kalau mengambil harga resmi di India dimulai dari Rs16.990 atau setara dengan Rp3,4 jutaan.

Di Indonesia, Oppo K3 juga sudah dirilis. Harganya memang sedikit mahal kalau melihat konversi dari harga di India, yakni Rp3.999.000. Sementara harga flash sale di Lazada dibanderol Rp3.599.000. Namun cukup worth it sebab varian yang dibawa merupakan varian tertinggi.

Penempatan harga smartphone Oppo memang cukup unik setelah lahirnya Realme. Ia mau menempatkan smartphone kelas menengahnya memiliki harga yang bisa bersaing di pasar dengan spesifikasi yang serupa.

Namun pilihan tetap ada di tangan konsumen. Untuk yang segera membutuhkan smartphone dengan chipset Snapdragon 710, layar penuh, dan kamera bagus, silakan segera pinang Realme X.

Apapun pilihan anda, keduanya sama-sama masuk ke Indonesia lewat jalur PT. Selalu Bahagia Bersama, dan memiliki ‘induk semang’ serupa di negeri tirai bambu sana, yakni BBK Electronics.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here