Redmi Note 8 Bakal Ditenagai oleh Snapdragon 665

0

Redmi akhirnya mengonfirmasi kalau Redmi Note 8 akan memiliki chipset yang berbeda dengan Redmi Note 8 Pro, yang sudah diumumkan bakal memakai chipset MediaTek Helio G90T. Redmi Note 8 akan memiliki dapur pacu yang ditenagai oleh chipset Snapdragon 665.

Snapdragon 665 sendiri sudah dipakai oleh Xiaomi Mi A3 dan Xiaomi CC9e yang telah dirilis pada kuartal kedua kemarin. Konfirmasi Redmi terkait chipset yang bakal menjadi tenaga dari smartphone ini diunggah di situs Weibo.

Menurut situs tersebut, keputusan Redmi memasang Snapdragon 665 pada smartphone ini didasarkan atas persoalan teknis dimana fabrikasi 11nm yang dimiliki chipset tersebut dibutuhkan oleh smartphone kelas menengah. Sebab kemampuannya bakal sedikit lebih meningkat dibandingkan Snapdragon 660.

Dengan fabrikasi yang lebih kecil itulah Snapdragon 665 diatas kertas memiliki efisiensi daya listrik yang lebih hemat dibandingkan Snapdragon 660. Apalagi ditunjang oleh Vulkan 1.1 API yang konsumsi dayanya lebih hemat 20% dibandingkan Open GLS ES.

Buat yang belum tahu, Open GL ES dan Vulkan merupakan dua software grafis yang dipakai oleh pabrikan perangkat keras dalam menjalankan komputasi grafis, terutama bermain game. Keduanya merupakan sumber aplikasi terbuka yang dibesut oleh Khronos Group. Vulkan merupakan kelanjutan dari Open GLS ES, sehingga ketika sebuah perangkat telah mampu mendukung Vulkan, maka kerap dianggap lebih baru.

Balik lagi ke Snapdragon 665 pada Redmi Note 8. Chipset ini sudah memiliki AI Engine yang lebih baik sebab ditopang oleh Hexagon 686 DSP generasi ketiga. Ada juga Hexagon Vector Extension (HVX) yang membawa peningkatan komputasi melalui kemampuan AI.

Redmi mengklaim kalau berdasarkan tes yang telah dilakukan, smartphone ini disamping mengonsumsi daya yang jauh lebih hemat, juga bakal memiliki hasil foto yang jauh lebih baik dari Redmi Note 7.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here