Realme 6 Pro, Hadirkan Kamera 64 MP dan Layar 90 Hz

0
realme 6 pro

Realme 6 Pro akhirnya muncul di Indonesia. Realme menegaskan kalau ponsel ini bukanlah penerus dari Realme 5, melainkan Realme XT.

Ponsel ini tidak membawa banyak perubahan dari segi desain. Meski begitu, banyak fitur yang dihadirkan Realme untuk menempatkan ponsel ini di kasta teratas.

Kehadiran Realme 6 Pro ini mengejawantahkan strategi Realme dalam membaca pasar. Dimana orang Indonesia secara umum lebih menyukai spesifikasi yang merata dengan harga terjangkau.

Chipset-nya bukanlah chipset flagship. Lebih kearah chipset buat kelas menengah yang agak keatas. Hal ini tentu buat menekan harga agar jangan sampai terlalu tinggi.

Desain dan Layar

realme-6-pro
Gambar: GadgetIN

Satu hal yang membuat Realme 6 Pro baru adalah soal corak desain. Meski desainnya tidak banyak berubah, namun corak bagian belakang cukup menarik.

Dengan huruf S atau lebih mirip dengan simbol halilintar, ponsel ini terkesan mewah. Sebab corak tersebut memiliki nuansa glossy yang berkelap-kelip seiring pantulan cahaya.

Satu hal yang mungkin menjadi kekurangan dari bodi ponsel ini adalah bingkainya yang terbuat dari plastik. Untung saja bodi depan dan belakangnya terbuat dari kaca.

Di bagian depan, kaca tersebut dilapisi dengan coating Gorilla Glass 5. Pelindung ini guna melapisi layar 6,6 inci dengan panel IPS LCD.

Keistimewaan layar ini, meski masih LCD, memiliki refresh rate yang cukup tinggi mencapai 90Hz. Di sebelah kirinya ada dua kamera depan yang menempati punch hole.

Chipset dan Dapur Pacu

Realme 6 Pro dipersenjatai dengan chipset Snapdragon 720G. Chipset ini, seperti disebut diatas, bukanlah chipset flagship dari Qualcomm. Namun chipset ini merupakan yang baru untuk seri 700.

Snapdragon 720G sendiri diatas kertas bisa mengalahkan Snapdragon 730G. Hal ini terlihat dari beberapa skor Antutu yang sudah terpajang di internet. Snapdragon 720G mendapatkan skor 270 ribuan, sementara 730G mendapat skor 250 ribuan saja.

Chipset ini dibuat dari fabrikasi 8nm dengan delapan inti yang terdiri atas dua Kryo 465 Gold 2,3 GHz dan enam Kryo 465 Silver 1,8 GHz. Grafisnya memakai Adreno 618.

Dengan dukungan RAM 8 GB dan memori 128 GB, Realme 6 Pro bakal menjadi pilihan menarik dengan chipset gahar semacam ini.

Yang jelas, chipset ini secara teknis mampu menjalankan refresh rate yang tinggi dari layar tersebut. Meski konsekuensinya baterai 4300 mAh akan cepat habis. Untung saja ada fast charging 30W dari VOOC 4.0 yang mampu mengisi daya 100% dalam 57 menit.

Kamera Depan dan Belakang

Di punch hole layar ada dua kamera depan yang masing-masing memiliki resolusi 16 MP, bukaan f/2.1, yang berfungsi sebagai lensa wide. Kemudian 8 MP, dengan bukaan f/2.2 untuk lensa ultrawide.

Kamera depan ini sangat cocok untuk pengguna yang sering mengambil selfie secara berjamaah atau sebutan lainnya dengan wefie.

Di bagian belakang terdapat kamera yang bingkainya masih sama dengan kamera di ponsel pandahulunya.

Ada empat kamera yang masing-masing memiliki resolusi 64 MP, bukaan f/1.8, yang berfungsi sebagai lensa wide, lalu 12 MP, bukaan f/2.5, yang berfungsi sebagai telephoto.

Dua lagi memiliki resolusi 8 MP dengan bukaan f/2.3 dengan lensa ultrawide, dan 2 MP bukaan f/2.4 yang bisa dipergunakan untuk memotret macro.

Harga dan Ketersediaan

Ada dua pilihan warna untuk realme 6 Pro, yakni Lightning Blue (biru) dan Lightning Orange (kuning).

Pada kemasannya hanya terdapat ponsel Realme 6 Pro, charger, petunjuk penggunaan, dan jelly case.

Harga Realme 6 Pro di Indonesia dibanderol dengan harga Rp4,5 juta dengan varian 8 GB memori 128 GB. Realme memberikan tawaran menarik di BliBli untuk pemasaran daring.

Pemesanan pre-order sudah dimulai pada 24 Maret hingga 31 Maret 2020. Silakan dicoba ke marketplace tersebut dan situs Realme.com. Untuk ketersediaan offline akan hadir pada tanggal 4 April 2020.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here