Qualcomm Snapdragon 690 Bawa 5G ke Ponsel Murah

0
Snapdragon 690

Di tahun 2020 ini, Qualcomm cukup serius untuk urusan 5G. Setelah sukses dengan flagship Snapdragon 865 dan chipset kelas menengah Snapdragon 765, pabrikan asal Amerika Serikat ini membuat 5G tersedia untuk perangkat yang lebih murah. Sehingga dikenalkanlah Snapdragon 690, sebuah chipset terbaru yang dibangun dengan proses manufaktur 8nm.

Sehingga saat ini Qualcomm sudah memiliki lini yang merata dalam menyambut kehadiran 5G. Kehadiran Snapdragon 690 tentu memberi angin segar buat para penikmat internet.

Meski hadir dengan modem kategori 18 LTE dengan 1,2 Gbps downlink, Snapdragon 690 memang tak sepadan apabila dibandingkan Modem Snapdragon X51 5G yang mencapai downlink hingga 2,5 Gbps. Tapi, tentu banyak yang memaklumi dengan target pasar dari chipset baru Qualcomm tersebut.

Chipset Snapdragon 690 memiliki delapan core dalam konfigurasi 2 + 6, dengan dua core kinerja berdasarkan Cortex A77 dan clock hingga 2.20GHz. Keenam inti hemat energi didasarkan pada A55, dan naik ke 1,70GHz. Qualcomm menggembar-gemborkan peningkatan kinerja 20% di atas Snapdragon 675, dan itu mudah dilihat karena inti A77 yang lebih baru.

Chipset tersebut juga mengemas GPU Adreno 619L. GPU ini posisinya berada di antara Adreno 618 pada Snapdragon 730 dan Adreno 620 pada Snapdragon 765. Jelas, ia memiliki lebih banyak kekuatan untuk ditawarkan dibandingkan Adreno 612 pada Snapdragon 675. Sehingga wajar Qualcomm menggembar-gemborkan peningkatan kinerja 60% besar di sektor grafis.

snapdragon 690

Qualcomm juga menyebutkan bahwa chipset tersebut hadir dengan fitur Elite Gaming tertentu, layanan lokasi termasuk GPS, Glonass, BeiDou, Galileo, QZSS, NavIC, dan SBAS, dan dukungan untuk tampilan 120Hz di FHD +. Panel 90Hz dan 120Hz juga mulai masuk ke pangsa ponsel terjangkau, jadi Snapdragon 690 berupaya melengkapinya.

Chipset ini mendukung modul kamera hingga 192MP (pixel-binned hingga 48MP), mesin AI gen kelima Qualcomm, dan Hexagon Tensor Accelerator. Dan ini untuk pertama kalinya dalam seri 6xx. Modul ini juga memiliki Spectra 355L ISP, yang memungkinkan pengguna mampu memproduksi video 4K, format HEIC dan HEVC, serta video gerak lambat 720p pada 240fps. Pengguna juga mendapatkan Quick Charge 4+, Wi-Fi 6, dan Bluetooth 5.1.

Kelas Snapdragon 690

Snapdragon 690 ini masuk ke dalam portofolio Qualcomm di bawah Snapdragon 765 dan di atas Snapdragon 730. Sebagai bagian dari seri 6xx, Snapdragon 690 tentu tidak bisa disamakan dengan yang lain. Sebab ia memiliki core Cortex A77 yang membuatnya menonjol dalam kategori ini.

Qualcomm mengatakan Snapdragon 690 akan debut pada ponsel dengan rentang harga $300 hingga $500. Tetapi itu hanya perkiraan juga, sebab di India, sebagai contoh, banyak ponsel dengan harga $200 memakai Snapdragon seri 6xx.

Qualcomm sendiri telah mengonfirmasi bahwa Snapdragon 690 akan menjumpai konsumen di akhir tahun ini. Penggemar dari merek-merek seperti HMD, LG, Sharp, Motorola, TCL, serta Wingtech sudah seharusnya bersiap-siap menyambutnya.

Buat para penggemar Qualcomm di Amerika Serikat, tampaknya Snapdragon 690 tidak akan masuk terburu-buru ke negeri Paman Sam ini. Sebab negara ini merupakan pangsa pasar yang mapan bagi ponsel dengan Snapdragon 8xx. Sementara itu, debutnya akan dimulai dari China.

Hal itu ditegaskan oleh Vice President Product Management Qualcomm, Kedar Kondap. Namun ia tak memungkiri kalau dengan masifnya jaringan 5G di Amerika bakal menjadi pertimbangan kalau ponsel dengan Snapdragon 690 akan meluncur juga di akhir tahun.

Melihat belum masifnya jaringan 5G di Indonesia, nyaris tidak ada perbincangan soal penerapan produk terbaru Qualcomm ini di tanah air. Sabar, ya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here