Tipu-Tipu Lewat Kode *21*, Akun Bisa Diambil Alih

0
maia-estianti-gopay

Fitur pengalihan panggilan *21* ternyata bisa dipergunakan untuk melakukan penipuan. Untuk itulah Anda wajib waspada apabila menemukan hal semacam ini.

Pasalnya Maia Estianti, seorang penyanyi kondang, belum lama ini terkena penipuan tersebut. Tindak kriminal ini menguras saldo GoPay dan mengacak-acak WhatsApp dan akun Tokopedia ibu dari Al, El, dan Dul ini.

pengalihan panggilan *21*
Maia Estianti, korban pengambilalihan akun GoPay dengan metode pengalihan panggilan *21*.

Kode Pengalihan Panggilan

Kode *21* sebetulnya merupakan fitur pengalih panggilan. Kode Unstructured Supplementary Service Data (USSD) ini sebetulnya bukan cuma satu, tapi tiga kode.

Yang pertama adalah *21* tersebut. Anda bisa menggunakannya ketika Anda ingin menjawab telepon di nomor kedua. Jadi orang-orang bisa menelepon Anda di nomor yang pertama. Untuk menggunakannya silakan ketik *21*nomor telepon kedua# (contoh *21*0812345678#) dan tekan telepon.

Kode kedua adalah *61* yang bisa dipergunakan ketika Anda sebetulnya tidak sedang menelepon atau memiliki waktu yang luang. Namun Anda hanya ingin mengalihkan panggilan saja. Anda bisa melakukannya dengan mengetikkan *61*nomor telepon kedua# (contoh *61*0812345678#) dan tekan telepon.

Kode yang ketiga adalah *67* yang dipergunakan ketika Anda sibuk menerima panggilan atau menelepon. Jadi ketika ada telepon masuk dan Anda sedang menelepon atau ditelepon, maka panggilan tersebut akan dialihkan. Caranya ketikkan saja *67*nomor telepon kedua# (contoh *67*0812345678#) kemudian tekan telepon.

Penipuan yang Menimpa Maia

Seperti orang-orang pada umumnya, Maia pun memesan sesuatu melalui layanan ojek online. Namun selang beberapa waktu, pihak driver ojek online tersebut mengaku kendaraannya mogok.

Agar pesan segera sampai, driver ini meminta Maia untuk mengetikkan *21*082178912261# guna mengubah driver. Namun bukannya pesanan segera sampai, malah saldo Gopay terkuras.

Saldo Gopay ternyata menjadi bulan-bulanan yang pertama. Sebab setelahnya, akun WhatsApp, kemudian Tokopedia juga diacak-acak oleh si driver penipu ini.

Maia pun mengunggah kejadiannya di story akun Instagram @maiaestiantyreal. Story itupun kabarnya terhapus. Dimana kata Maia, hal itu terjadi mungkin karena ada yang me-report.

Pihak GoJek telah menyelidiki kasus ini. Ternyata driver yang bernama Yusdi Alamsyah bukanlah pelakunya. Akun driver ini juga diambil alih dengan metode yang sama yang terjadi pada Maia.

Kronologi Versi Pengamat Teknologi

Seorang pengamat teknologi, Lucky Sebastian, mengunggah pendapatnya atas kejadian ini di Twitter. Ia menyimpulkan perkiraan kalau apa yang dialami Maia ini akibat penyalahgunaan OTP.

OTP alias One Time Password merupakan kode rahasia yang bakal diberikan oleh penyedia aplikasi kepada pengguna ke nomor yang terdaftar. OTP ini akan diberikan ketika pengguna melakukan login di perangkat yang lain.

GoJek adalah salah satu aplikasi yang menggunakan OTP ini. Ketika pelaku meminta Maia untuk mengetikkan kode pengalihan panggilan *21*, sebetulnya itu merupakan upaya pengambilalihan OTP.

Ketika dua kali SMS GoJek untuk kode OTP dihiraukan oleh Maia, maka aplikasi akan menelepon nomer pengguna. Karena nomer milik Maia itu sudah teralihkan, maka telepon itupun diterima oleh pelaku. Kode OTP pun sukses diambil.

Berikutnya adalah kode OTP dari WhatsApp. Metodenya sama dengan pengambilalihan dari GoJek. Namun bukan isi WhatsApp yang diinginkan oleh pelaku. Pelaku rupanya mengincar akun Tokopedia milik Maia.

Sebagaimana diketahui, Tokopedia memberikan kode OTP bukan hanya melalui SMS dan telepon, namun juga bisa melalui WhatsApp. Dan akun tersebut juga bisa diambil alih oleh pelaku.

Untungnya saat pembayaran, akun Tokopedia milik Maia itu menggunakan kartu kredit yang memberikan OTP lewat SMS, bukan telepon. Sehingga tidak terjadi transaksi.

Cara Menghindari Penipuan dengan Memakai Kode OTP

Pengambilalihan akun-akun dompet digital, media sosial, dan lain-lain memang bisa terjadi dengan kode OTP yang jatuh ke tangan orang lain.

Hal ini tentu tidak terjadi seandainya pengalihan panggilan lewat *21* itu tidak terjadi. Untuk itulah apabila ada yang meminta mengetikkan kode tersebut diikuti dengan nomor yang asing, jangan pernah dilakukan.

Buat yang terlanjur atau khawatir nomornya pernah dialihkan, silakan ketik saja kode ##002#. Kode tersebut untuk membatalkan semua pengalihan panggilan.

Kode itu juga pernah dipergunakan sebagai bahan hoaks smartphone yang disadap atau tidak. Padahal hanya pembatalan pengalihan panggilan.

Untuk itulah tetap waspada ya. Terus tingkatkan wawasan Anda terhadap teknologi dan perkembangannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here