Monetisasi di Instagram Terwujud, Kreator Dapat 55% Keuntungan Iklan

0
monetisasi IGTV

Mendulang uang di Instagram memang bukan barang baru. Tapi influener di platform media sosial berbasis gambar ini melakukannya tanpa melalui jalur resmi. Namun monetisasi di Instagram secara resmi kini sudah nyata.

Sudah hampir dua tahun platform Instagram TV atau lebih populer disebut IGTV dibuat. Namun banyak pihak menganggap aplikasi ini masih belum menemukan bentuknya. Ia semacam wadah bagi video yang lebih panjang, yang tidak tertampung di Instagram reguler.

Konsep monetisasi secara resmi yang digulirkan oleh Instagram yang beberapa waktu lalu masih berupa wacana, kini telah dieksekusi. Akhirnya para kreator konten, influencer, maupun pengguna Instagram biasa yang memenuhi persyaratan kini bisa mendapatkan uang secara resmi.

Syarat Monetisasi IGTV

monetisasi di instagram

Monetisasi IGTV ini memang belum digulirkan sepenuhnya secara global. Mulai minggu depan, iklan akan mulai muncul di IGTV hanya untuk sekitar 200 mitra kreator berbahasa Inggris yang disetujui, termasuk Adam Waheed dan Lele Pons.

Iklan untuk kreator yang disetujui itu berasal dari segelintir mitra pengiklan besar seperti Ikea, Puma, dan Sephora. Instagram akan berbagi 55 persen hasil iklan ini dengan para kreator konten. Menurut Justin Osofsky, COO Instagram, pembagian tersebut sudah menjadi standar industri yang baku.

Menurut Osofsky, persentase pembagian itu juga memiliki jumlah yang sama yang dibagi ke kreator di Facebook Watch.

Iklan tersebut hanya muncul ketika pengguna Instagram mengklik sebuah video dari feed di Instagram reguler. Iklan itu akan diputar selama 15 detik dengan posisi vertikal.

Tim Instagram sendiri akan mengevaluasi iklan ini sepanjang tahun dan berjanji bakal memberikan pengalaman yang baik bagi pengguna. Salah satunya Instagram akan memberikan opsi skip iklan seperti yang belum lama ini muncul di Facebook.

Buat para konten kreator, Instagram bakal terus mengevaluasi kualifikasi akun yang bisa menampilkan iklan. Jadi iklan hanya akan muncul di akun dan video yang memang memenuhi persyaratan monetisasi IGTV. Instagram menjamin kalau produk para pengiklan tidak akan muncul di video yang tidak pantas.

Osofsky mengatakan Instagram akan meninjau setiap video IGTV sebelum diterima untuk monetisasi selama fase pertama ini. Harapannya adalah untuk menggunakan kombinasi ulasan manusia dan software otomatis.

Lencana Instagram Live

Monetisasi di Instagram

Selain iklan di IGTV, monetisasi di Instagram juga bakal memberikan fitur monetisasi melalui Instagram Live. Hal ini bakal mirip dengan monetisasi di Facebook Gaming dimana penonton dapat memberikan bintang kepada streamer. Nah, Instagram bakal menerapkannya melalui Instagram Live.

Konsepnya bakal sedikit berbeda. Di Instagram Live, kreator bakal menawarkan pemakaian lencana yang bisa dibeli oleh penonton mereka. Ada tiga jenis lencana yang dibanderol $0,99, $1,99, dan $4,99. Ketiganya berbeda dan akan memberikan manfaat pengguna lencana terlihat berbeda dan komentarnya ketika ada live bakal diprioritaskan untuk muncul diatas.

Kalau Anda membeli lencana ini dari kreator konten favorit Anda, mereka bisa melihat Anda membelinya. Jadi bisa menciptakan ikatan yang bagus antara kreator dengan penggemarnya. Dan untuk saat ini Instagram tidak mengambil keuntungan dari lencana tersebut. Tapi belum tahu untuk waktu yang akan datang.

Secara keseluruhan Facebook memang sedang berupaya menciptakan iklim monetisasi di Instagram yang baik. Hal ini juga sekaligus menciptakan kreator yang lebih patuh terhadap regulasi yang dibuat Instagram.

Sebab selama ini ketika konten kreator dan influencer Instagram mendulang uang dengan cara mereka sendiri, seperti menjual slot content placement, merchandise, dan lain-lain terkesan membuat videonya jadi tidak orisinal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here