Tips  

Langkah-Langkah Membuat Cryptocurrency Sendiri

Membuat Cryptocurrency

KopiTEKNO.com – Saat ini banyak bermunculan orang-orang yang membuat cryptocurrency sendiri. Kebanyakan dari mereka berasal dari kalangan influencer.

Sebut saja Anang Hermansyah dengan ASIX, Indra Kenz dengan botXcoin, kemudian Wirda Mansyur dengan I-COIN. Dan entah siapa lagi yang bakal menyusul.

Selama tidak melanggar regulasi soal perdagangan, investasi, maupun pengumpulan dana masyarakat, sebetulnya pembuatan cryptocurrency sah-sah saja.

Lantas seperti apakah cara membuat cryptocurrency secara umum?

Perbedaan Koin dan Token

Sebelum ke langkah dalam proses pembuatan cryptocurrency, yang pertama harus dipahami adalah perbedaan antara koin dan token.

Koin seperti Bitcoin, Ethereum, Doge, Polygon, dan lainnya merupakan cryptocurrency yang memiliki nilai dan bisa diperdagangkan sesuai regulasi.

Koin-koin itu bisa diperlakukan selayaknya uang fiat namun dalam bentuk digital. Mereka memakai infrastruktur blockchain yang sudah mapan seperti ERC20 atau Ethereum.

Sementara itu, Token merupakan sebuah kontrak atau manfaat dari aplikasi blockchain tadi. Anda bisa mengambil contoh keberadaan Non Fungible Token (NFT)

Token yang unik pada NFT itu dimanfaatkan untuk memberikan lisensi keunikan pada properti digital. Adapun ketika berbicara nilainya, para pelaku pasar NFT menggunakan koin Ethereum.

Jadi singkatnya ketika bicara nilai maka kita bicara koin kripto, namun ketika bicara fungsi dan manfaat dari koin itu, kita sedang berbicara soal token.

Cara Membuat Cryptocurrency

Ada tiga cara utama dalam membuat cryptocurrency. Dan tentu tiga diantaranya tidak ada yang mudah dan cepat.

Membangun Blockchain Baru

Cara yang pertama ini tergolong cara paling advance dan merupakan cara yang ditempuh oleh orang-orang yang memang memulai segalanya dari nol. Asalkan Anda memang punya kemampuan finansial dan sumber daya manusia untuk melakukannya.

BACA JUGA:  Pintu Aplikasi Crypto Terbaik dan Termudah di Indonesia

Untuk membuat blockchain, saat ini sudah banyak tersedia kursus online untuk mempelajarinya. Namun tentu saja jika Anda mengikuti kursus tersebut, itu tandanya Anda memang belum siap membangun blockchain baru. Lebih baik, ikut saja dengan blockchain yang sudah jadi.

Anda bisa menumpang di blockchain yang sudah ada. Cara ini bukanlah aib. Sebab Litecoin juga melakukannya. Mereka menumpang di blockchain Bitcoin. Bahkan dari hasil menumpang itu, pengembangnya menghasilkan dua koin lagi yakni Garlicoin dan Litecoin Cash.

Meski namanya menumpang dan kode-kode blockchain bisa diambil di GitHub, tetap saja untuk melakukan cara ini Anda mesti memahami bagaimana mengubah dan memodifikasi sebuah blockchain.

Memakai Platform yang Sudah Ada

Cara yang paling mudah tentu saja memakai platform yang sudah ada. Cara ini biasanya memakai platform Ethereum untuk membuat token dan koin yang baru. Banyak proyek token dan koin saat ini yang berbasis jaringan Ethereum atau ERC-20.

Langkah-Langkah Membuat Cryptocurrency

Silakan pikirkan mana dari ketiga cara diatas yang bakal Anda pakai. Biasanya para pembuat token maupun koin yang saat ini banyak beredar, lebih banyak memakai cara yang ketiga.

Berikut ini langkah-langkah dalam membuat cryptocurrency.

Menentukan Mekanisme Konsensus

Menentukan mekanisme konsensus dilakukan sebelum membuat blockchain. Mekanisme konsensus sendiri merupakan sebuah kesepakatan dalam menentukan validitas transaksi.

Jika diibaratkan dalam dunia dagang konvensional, mekanisme konsensus adalah sebuah kesepakatan akan harga sebuah barang. Orang-orang bisa membeli barang tersebut dengan harga yang sudah disepakati. Tidak ada tawar-menawar, dan tidak ada sistem barter yang membingungkan. Semuanya sesuai konsensus.

Memilih Blockchain

Pemilihan blockchain dipertimbangkan sesuai dengan tiga cara diatas. Anda bisa memilih salah satu dari ketiganya sesuai dengan kemampuan tim Anda.

BACA JUGA:  Untung Rugi Investasi Bitcoin yang Wajib Anda Pahami

Membuat Nodes

Secara harfiah nodes merupakan titik-titik yang menghubungkan antar perangkat. Jadi dalam mekanisme blockchain, nodes ini memegang peranan penting sebagai pilar yang menghubungkan jaringan.

Anda mesti menentukan nodes ini akan berfungsi seperti apa, keamanannya bagaimana, tampilannya seperti apa, dan seterusnya.

Membangun Arsitektur Blockchain

Sebelum meluncurkan koin, seorang pengembang cryptocurrency mesti memastikan bahwa nodes yang dibuat dan arstitekturnya sudah berjalan 100%. Sebab ketika sudah dirilis, infrastruktur itu tidak bisa diubah.

Makanya ketika sebuah komunitas, lembaga, atau apapun saja berniat membuat cryptocurrency, mereka akan melakukan tes dan uji coba untuk waktu yang cukup lama.

Membuat APIs yang Bisa Terintegrasi

Application programming interfaces (APIs) tidak dimiliki oleh semua pengembang kripto ketika awal membuatnya. Namun sebelum memasuki tahap selanjutnya, pastikan platform Anda sudah memilikinya agar bisa terintegrasi di platform lain dengan mudah.

Setiap pengembang kripto itu biasanya mengumpulkan dana masyarakat untuk menguatkan fundamental. Sehingga hal ini membutuhkan berbagai izin dari otoritas yang menaungi.

Untuk aset kriptonya sendiri kalau di Indonesia bisa didaftarkan di Bappebti. Hal ini wajib dilakukan agar perdagangan yang dilakukan tidak melawan hukum.

Penutup

Demikianlah cara dan langkah yang paling singkat dalam membuat cryptocurrency. Untuk lebih spesifik bagaimana cara membuatnya secara teknis, Anda mesti memahami berbagai hal seperti kriptografi, membangun blockchain, sampai melakukan promosi.

No ratings yet.

Please rate this

---

Ikuti selalu informasi dari KopiTekno.com di Google News.