Malware Ponsel ini Bisa Login Sendiri ke Facebook dan Google Anda

0
malware

Siapa bilang mengunduh aplikasi lewat Google Play Store dijamin aman? Trend Micro, sebuah perusahaan jasa keamanan digital, mengungkapkan ada 3.000 lebih varian malware ponsel yang berbahaya bagi ponsel Android.

Jumlah itu diperoleh dari berbagai aplikasi yang hingga saat ini total instalnya mencapai 470.000 kali. Google memang selalu bersih-bersih, tetapi bisa jadi beberapa aplikasi itu sudah menempel di ponsel Anda.

Hal paling mudah agar senantiasa aman menginstal aplikasi, adalah dengan melihat-lihat kolom komentar di Play Store. Kalau banyak yang berkomentar negatif, sebaiknya urungkan niat untuk menginstalnya.

Login Ilegal ke Akun Google dan Facebook

Sayangnya komentar ini juga bisa dimanipulasi. Sebab malware ponsel itu mampu melakukan pembajakan perangkat untuk mengunggah review positif di Play Store.

Review palsu tersebut diketahui sebab dalam beberapa nama mengunggah komentar sama persis. Pemberian bintangnya pun sama, bintang lima semua.

Hal itu sangat mungkin terjadi. Sebab malware ini mampu melakukan log-in ke akun Google dan juga Facebook Anda.

Lolos dari Google Play Protect

Kecerdikan aplikasi yang mengandung malware itu diantaranya mampu menonaktifkan Google Play Protect. Jadi saat aplikasi diinstal, ada notifikasi agar pengguna mematikan Google Play Protect.

Setelah mematikannya, aplikasi jahat ini meminta banyak sekali permission requests. Permintaan tersebut sering tidak berhubungan dengan kegunaan aplikasi yang diinstal.

Dari situlah kemudian, selain masuk ke akun Google dan Facebook, bisa melakukan pemindaian kepada akun internet banking dan sejenisnya.

Aplikasi yang menurut ArsTechnica disebut Anubis ini mengambil data-data tersebut lewat konsep phising. Sebab mereka pun setelah melakukan pemindaian, bisa melakukan screenshot untuk mengkloning tampilan aplikasi dan melakukan phising.

Singkat kata, ketika malware ponsel ini menguasai ponsel Anda, maka 90% perangkat tersebut sudah ‘hancur’.

Tips Menghindari Malware Jahat

Malware jahat bisa muncul darimana saja. Sebab banyak para pengembang jahat yang ingin mengeruk keuntungan dari celah-celah yang ada di dunia digital ini.

Untuk itulah mesti Anda sendiri yang mencegahnya sejak awal dengan tindakan-tindakan preventif, hati-hati, serta waspada.

Hal pertama yang bisa dilakukan adalah bekali diri Anda dengan pengetahuan tentang aplikasi yang bakal diinstal. Kemudian ketahui pengembangnya lewat Google Search. Apabila pengembangnya mendapat review negatif, maka urungkan saja.

Selanjutnya Anda bisa melihat apabila permintaan instalasi di awal sudah mencurigakan.

Hal-hal semisal permintaan mematikan Google Play Protect, meminta izin untuk mengakses banyak sekali hal dari perangkat Anda, dan lain-lain merupakan hal-hal yang mencurigakan.

Saat ini sudah banyak pengguna di Jepang, israel, taiwan, India, Amerika Serikat, dan Thailand yang terkena malware ini. Berikut daftar aplikasi yang terinfeksi malware:

Nama AplikasiPaket InstalasiJumlah Penginstal
Shoot Clean-Junk Cleaner, Phone Booster, CPU Coolercom.boost.cpu.shootcleaner10.000+
Super Clean Lite- Booster, Clean&CPU Coolercom.boost.superclean.cpucool.lite50.000+
Super Clean-Phone Booster,Junk Cleaner&CPU Coolercom.booster.supercleaner100.000+
Quick Games-H5 Game Centercom.h5games.center.quickgames100.000+
Rocket Cleanercom.party.rocketcleaner100.000+
Rocket Cleaner Litecom.party.rocketcleaner.lite10.000+
Speed Clean-Phone Booster,Junk Cleaner&App Managercom.party.speedclean100.000+
H5 gameboxcom.games.h5gamebox1.000+
LinkWorldVPNcom.linkworld.fast.free.vpn1.000+

Sumber: PhoneArena, ArsTechnica

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here