Imbas Konflik dengan Trump, Huawei Dilarang Akses Google dan Android

0

Kabar cukup mengejutkan datang dari pabrikan China yang cukup populer, Huawei. Kali ini bukan soal penjualan mereka yang cukup moncer di kawasan Amerika dan Eropa, namun kabar ini merupakan lanjutan dari ‘perang’ pabrikan tersebut dengan pemerintah Amerika Serikat.

Departemen Perdagangan Amerika Serikat telah melarang semua elemen di negara tersebut untuk melakukan transaksi dagang dengan Huawei Technologies Co. Ltd. berikut 68 afiliasi yang terkait dengannya. Huawei dan afiliasinya yang disebut Entity List ini senasib dengan yang pernah dialami ZTE pada 2018, sehingga praktis menimbulkan disrupsi massal yang cukup memukul.

Keputusan yang langsung ditandatangani oleh Presiden Donald Trump itu membuat Huawei tidak lagi bisa membeli suku cadang, komponen, hingga perangkat lunak dari perusahaan Amerika Serikat tanpa persetujuan pemerintah Paman Sam itu.

Hal ini mengakibatkan Huawei tidak bisa mendapatkan akses terhadap layanan Google lagi, termasuk diantaranya update Android baru, PlayStore dan lainnya.

Meski begitu, pihak HiSilicon sebagai anak usaha Huawei di bidang chipset telah menyatakan kalau raksasa China ini sudah siap dengan larangan tersebut. Mereka sudah mempersiapkan sejak enam tahun lalu untuk menghadapi hal semacam ini.

Kesiapan Huawei dan kabar selanjutnya tentu bisa terlihat dari agenda baru yang akan mereka laksanakan. Agenda ini merupakan ajang peluncuran produk baru dari anak usaha Huawei lainnya di bidang smartphone, yakni Honor. Diketahui, Honor sudah menjadwalkan perilisan Honor 20 pada 21 Mei 2019 mendatang di London, Inggris.

Pelarangan ini merupakan buntut dari ketegangan yang tercipta akibat tuduhan pemerintahan Donald Trump terhadap Huawei. Mereka menuduh pabrikan asal China ini sebagai pelaku spionase melalui perangkat gawainya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here