Tentang Google Drive dan Cara Menggunakannya yang Paling Mudah

0
google drive
Google Drive

Google Drive merupakan sebuah layanan penyimpanan awan alias cloud storage yang sangat populer yang memungkinkan Anda menyimpan berbagai file untuk diakses kembali melalui ponsel, tablet, atau komputer. Google Drive biasanya sudah terpasang dalam setiap ponsel Android baru.

Google Drive merupakan bagian dari ekosistem Google. Anda hanya perlu login kedalam akun Google Anda di ponsel, kemudian ekosistem ini saling terhubung dan Anda sudah bisa menggunakan penyimpanan awan ini dengan baik. Namun jika sebelumnya ponsel Anda tidak memiliki Google Drive, silakan unduh dulu atau mengaksesnya di tautan berikut ini drive.google.com.

Biaya Google Drive

Sebetulnya Google Drive ini gratis. Setelah Anda bisa melakukan login kedalamnya, Google akan memberikan kapasitas sebesar 15 GB secara cuma-cuma. Sebuah kapasitas yang lumayan besar untuk sebuah penyimpanan awan. Namun hal yang mesti dipahami adalah kapasitas ini tidak dipergunakan untuk Google Drive semata. Aplikasi lain yang membutuhkan penyimpanan yang sama juga akan mengurangi kapasitas ini.

Jika Anda membutuhkan tambahan kapasitas, Google menawarkan layanan berbayar untuk meningkatkan ruang penyimpanan. Anda bisa mendaftarkan diri ke layanan Google One dan membayar Rp26.900 per bulan atau Rp269.000 per tahun untuk mendapatkan kapasitas sebesar 100 GB. Anda bisa melihat selengkapnya di tabel berikut ini.

15 GB100 GB200 GB2 TGB
GratisRp26.900 / bulanRp43.000 / bulanRp135.000 / bulan
Atau prabayar tahunanAtau prabayar tahunanAtau prabayar tahunan
Rp269.000 / tahunRp430.000 / tahunRp1.350.000 / tahun
Google One menyertakan:Google One menyertakan:Google One menyertakan:
✅ Penyimpanan 100 GB✅ Penyimpanan 200 GB✅ Penyimpanan 2 TB
✅ Akses ke pakar Google✅ Akses ke pakar Google✅ Akses ke pakar Google
✅ Opsi menambahkan keluarga✅ Opsi menambahkan keluarga✅ Opsi menambahkan keluarga
✅ Manfaat tambahan bagi anggota✅ Manfaat tambahan bagi anggota✅ Manfaat tambahan bagi anggota

Jenis file yang didukung Google Drive

Anda mungkin tak memiliki semua file dalam ruang penyimpanan Anda. Namun tetap saja Google Drive mendukung ragam jenis file agar Anda bisa menyimpan berbagai jenis file dalam penyimpanan awan ini.

Ada empat jenis file secara garis besar yang bisa disimpan di Google Drive. Jenis file umum, misalnya file kompres (.ZIP, .RAR, tar, gzip), file gambar (.JPEG, .PNG, .GIF, .BMP, .TIFF, .SVG), file audio (MP3, MPEG, WAV, .ogg, .opus), dan lainnya. Kemudian ada file Adobe, Microsoft, dan Apple.

Setiap jenis file memiliki perbedaan maksimal penyimpanan yang didukung oleh Google Drive. Misalnya kapasitas maksimal untuk file dokumen adalah 1,02 juta karakter. Untuk file semacam Excel maksimalnya hingga 5 juta cell atau 18,278 column. Sementara file lainnya maksimal 5 TB. Lebih lengkapnya, Anda bisa melihatnya di keterangan yang diberikan Google.

Cara mengunggah dan mengunduh file di Google Drive

Untuk mengunggah file di Google Drive, hal pertama yang harus Anda pastikan adalah memiliki file tersebut di hardisk komputer, flashdisk, memori ponsel, atau ruang penyimpanan fisik lainnya yang bisa diakses. Jika sudah tersedia, ada dua cara mudah untuk mengunggah file di Google Drive.

Cara yang pertama adalah metode seret dan lepas. Caranya pilih file yang ingin Anda unggah dari tempat penyimpanan Anda, seret ke Google Drive di jendela browser atau aplikasi Google Drive, kemudian lepaskan. Cara ini berfungsi dengan baik untuk file individual maupun folder. Opsi kedua adalah mengklik tombol Baru yang terletak di sudut kiri atas situs web dan pilih Unggah file atau Unggah folder (gambar di atas). Kemudian pilih file atau folder yang ingin Anda unggah, klik Buka atau Unggah, dan Anda siap melakukannya. Cara ini tentu saja hanya bisa dilakukan di PC.

Mengunggah file dari ponsel Anda juga sama mudahnya. Anda hanya perlu membuka aplikasi Google Drive, klik ikon + di pojok kanan bawah, dan pilih file yang ingin Anda kirim ke penyimpanan awan ini. Anda juga dapat mengunggah file dengan cepat dengan membukanya, mengetuk tombol Bagikan, lalu Simpan ke Drive.

Mengunduh file dari Google Drive juga cepat dan mudah di perangkat apapun dengan koneksi internet yang baik. Jika Anda menggunakan Google Drive untuk Desktop, apa pun yang Anda unggah dapat disalin ke folder lain di komputer Anda seperti file lainnya.

Pada aplikasi Google Drive di ponsel, Anda hanya perlu menemukan tombol unduh dari setiap file yang ingin diunduh. Ketika tombol tersebut sudah ditemukan, maka ukuran file dan koneksi internet akan menentukan seberapa cepat unduhan itu berlangsung.

Cara mengatur dan menghapus file di Google Drive

Anda dapat mengatur file di Google Drive dengan cara yang sama seperti di PC Anda. Anda dapat meninggalkan semuanya di satu tempat (My Drive) atau meletakkannya di folder masing-masing yang berbeda. Untuk membuat folder, klik tombol Baru lalu pilih Folder. Anda juga dapat mengeklik kanan folder Google Drive di komputer Anda dan membuat folder baru seperti biasa di Windows. Sementara itu di perangkat seluler, ketuk tombol + berwarna biru dan pilih Folder.

Untuk memindahkan file ke dalam folder di web, cukup gunakan metode seret dan lepas. Ini juga berfungsi pada aplikasi Google Drive di ponsel. Namun akan lebih cepat jika Anda mengetuk ikon Tindakan lainnya (tiga titik vertikal) di samping file, pilih opsi Pindahkan, lalu pilih lokasi baru untuk file tersebut.

Cara menghapus file di Google Drive

Jika Anda memakai mode gratis dari Google Drive, tentu akan mengalami keterbatasan ruang penyimpanan. Satu hal yang pastinya dilakukan adalah mengosongkan ruang yang sudah penuh atau menghapus file yang tidak dipergunakan.

Cara menghapus file di Google Drive juga sangat mudah. Anda hanya perlu menemukan file yang ingin dihapus, lalu klik saja tombol haus atau delete. Sementara itu untuk pengguna ponsel, silakan temukan ikon Tindakan lainnya (tiga titik vertikal) kemudian pilih Hapus setelah memilih file yang bakal dihilangkan.

Cara berbagi file di Google Drive

Salah satu hal yang paling menyenangkan dari Google Drive adalah kemampuan untuk berbagi file dengan orang lain. File berupa dokumen maupun folder bisa dibagikan dengan mudah. Untuk membagikan file atau folder di Google Drive, silakan pilih dan klik ikon Dapatkan link yang dapat dibagikan, lalu salin dan bagikan link tersebut dengan orang yang Anda inginkan. Anda juga dapat mengeklik opsi Berbagi setelan, di mana Anda dapat mengaktifkan izin pengeditan dan mengirimkan tautan langsung ke alamat email seseorang.

Proses yang sama juga berlaku untuk perangkat seluler. Ketuk ikon Tindakan lainnya (tiga titik vertikal) di samping file dan aktifkan opsi Berbagi tautan. Tautan akan disalin secara otomatis, sehingga Anda dapat melanjutkan dan menempelkannya ke aplikasi perpesanan dan mengirimkannya ke teman. Atau, Anda dapat mengetuk Tambahkan orang untuk mengirim tautan ke alamat email.

Cara menggunakan Google Drive dengan aplikasi pihak ketiga

Google Drive bisa terhubung dengan aplikasi produktif lainnya di seperti Google Docs, Spreadsheet, dan Slide, yang menjadi saingan Microsoft Word, Excel, dan PowerPoint. Meskipun ketiga layanan ini memiliki situs web khusus, setiap dokumen yang Anda buat akan disimpan secara otomatis di Google Drive. Selain itu Google Drive juga mendukung layanan Google lainnya seperti Google Form, Google Photos, dan lainnya.

Anda dapat membuat dokumen langsung dari Google Drive versi desktop maupun aplikasi seluler, yang kemudian akan membawa Anda ke situs web khusus Google Docs. Klik saja tombol New berwarna biru di pojok kiri atas situs web dan kemudian pilih Google Docs, Google Sheets, atau Google Slides. Di perangkat seluler, ketuk ikon + biru dan pilih salah satu dari tiga opsi yang disebutkan di kalimat sebelumnya.

Apa pun opsi yang Anda pilih, Anda akan selalu dapat mengakses semua dokumen yang dibuat dari PC, perangkat seluler, serta folder Drive di komputer Anda.

Google Drive juga terintegrasi dengan banyak aplikasi pihak ketiga seperti DocHub (menandatangani PDF), Pixlr Express (editor foto), Draw.io (diagram), dan banyak lagi lainnya.

Salah satu aplikasi pihak ketiga yang berfungsi dengan Google Drive adalah WhatsApp. Bahkan di WhatsApp, anda dipersilakan untuk menyimpan cadangan percakapan tanpa batas kapasitas.

Mengintegrasikan Google Drive dan Gmail

Salah satu integrasi yang mungkin jadi yang terbaik dan paling berguna adalah integrasi antara Gmail dan Google Drive. Pasalnya Google Drive memang layanan lama yang dimiliki Gmail dengan nama Gmail Drive. Namun ketika Google Drive hadir, layanannya tetap dipakai namun namanya dihilangkan.

Untuk berbagi file Drive dengan Gmail, mulailah menulis pesan dan klik ikon Drive di bagian bawah layar. Anda kemudian dapat menavigasi ke file dan membagikannya. Di perangkat seluler, klik ikon b (penjepit kertas) di bagian atas layar, lalu Sisipkan dari Drive. Ini juga merupakan cara mudah untuk berbagi file besar, yang dibagikan sebagai tautan, bukan lampiran.

Untuk menyimpan file Gmail ke Google Drive Anda hanya cukup mengarahkan kursor ke gambar atau file media lainnya dan klik ikon Drive di kanan bawah. Sementara itu di ponsel, Anda harus menekan lama gambar, lalu ketuk Lihat gambar. Ketuk ikon Opsi lainnya (tiga titik) di kanan atas, lalu Simpan ke Drive.

Perlu diperhatikan bahwa file di Gmail diperhitungkan dalam batas penyimpanan yang sama seperti file di Google Drive, jadi Anda tidak benar-benar menghemat ruang penyimpanan dengan cara ini. Namun, Anda membuatnya lebih mudah untuk menelusuri penyimpanan file di Google Drive di web, seluler, dan desktop.

Cara menggunakan Google Drive secara offline

Google Drive merupakan penyimpanan awan. Sehingga Anda mesti membutuhkan koneksi internet untuk mengaksesnya, mengunggah file, maupun mengunduh, dan mengirim file didalamnya. Meski begitu, Google Drive ternyata bisa diakses lewat jalur offline, loh.

Layanan ini memiliki mode offline, yang memungkinkan Anda mengakses file saat Anda tidak tersambung ke internet. Anda dapat melihat dan mengedit file termasuk Google Docs, Sheets, dan Slides, dengan semua perubahan yang disinkronkan secara otomatis ketika koneksi internet tersambung kembali.

Caranya memang sedikit ribet. Anda harus mengaktifkan akses offline dari setiap perangkat yang terpasang Google Drive Anda. Di komputer Anda bisa membuka menu pengaturan, dan aktifkan mode Offline (gambar di atas). Pastikan juga untuk mengunduh ekstensi Chrome offline Google Docs. Setelah selesai, Anda dapat mengunjungi situs web Google Drive untuk melihat atau mengedit file Anda. Namun perlu diingat bahwa Anda harus menggunakan browser Chrome agar ini berfungsi. Tentu saja, Anda juga dapat membuka file melalui folder Drive di komputer Anda, yang kemudian akan terbuka di Chrome.

Sedikit berbeda untuk aplikasi Google Drive di ponsel. Anda harus membuka aplikasi Drive, ketuk ikon Tindakan lainnya (tiga titik vertikal) di samping file, lalu pilih Tersedia offline. Alternatifnya, Anda dapat menekan lama pada sebuah file dan kemudian memilih untuk mengaktifkan mode offline. Untuk beberapa mengaktifkan file agar bisa diakses offline secara bersamaan, silakan tekan lama pada beberapa file yang diinginkan dan aktifkan menu offline-nya.

Itulah pengenalan tentang Google Drive. Anda bisa mengeksplorasi lebih jauh soal aplikasi dari ekosistem Google ini dan bisa membagikannya di kolom komentar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here