Pelacak Lokasi Virus Ini Hasil Kolaborasi Google dan Apple

0

Saat ini salah satu hal yang bisa diupayakan untuk mengurangi sebaran Corona Virus Disease 2019 atau COVID-19 adalah dengan melakukan pelacakan kontak dari mereka yang sudah positif atau bisa juga membuat pelacak lokasi virus.

Sayangnya banyak dari pasien dalam pantauan, baik yang terkonfirmasi positif maupun belum, tidak optimal dalam memberikan informasi. Rata-rata mereka tidak terbuka. Sebagian lagi lupa kalau mereka telah kemana saja.

pelacak lokasi virus

Berdasarkan riset para ilmuwan, untuk mengatasi hal tersebut mesti dibuat aplikasi pelacak lokasi penyebaran virus. Dan untunglah Google dan Apple kali ini memperlihatkan sinergi yang langka dengan bermitra bersama untuk membantu memerangi penyebaran COVID-19.

Kedua perusahaan teknologi itu akan membantu otoritas dengan apa yang disebut “contact tracing” dengan membantu aplikasi coronavirus membentuk riwayat lokasi individu yang terinfeksi.

Cara Kerja Aplikasi Pelacak Lokasi Virus

Aplikasi ini dibuat melalui Application Programming Interface (API) hasil kolaborasi Google dan Apple yang akan segera diperkenalkan. Cara kerja dari aplikasi ini akan diterangkan lebih lanjut dalam waktu yang tak lama lagi.

Secara teoritis, cara kerja aplikasi ini nantinya adalah sebagai berikut:

  • Seseorang bakal mengunduh salah satu aplikasi khusus kesehatan yang sudah dipasangi API tersebut. Aplikasi ini kompatibel dengan ponsel Android dan iPhone.
  • Aplikasi ini bakal melacak pergerakan dari individu itu.
  • Ketika orang tersebut terkena virus corona, mereka memberikan informasi itu kepada aplikasi hasil kolaborasi tersebut.
  • Melalui API dari Google dan Apple ini, aplikasinya dapat memberi tahu siapapun yang berada di dekat individu tersebut (asal memiliki aplikasi yang sama) bahwa yang bersangkutan mungkin telah terinfeksi virus.

Google dan Apple menjamin kalau metode pelacakan melalui aplikasi virus corona ini tetap menjaga privasi dan keamanan pengguna.

Sehingga untuk mencegah bocornya informasi siapa yang sudah terinfeksi, API ini dilindungi juga dengan enkripsi end-to-end.

Jadwal Rilis Aplikasi

Menurut Google dan Apple, API tersebut akan siap pada bulan Mei 2020. Sehingga aplikasi yang bisa diunduh kemungkinan siap pula dalam bulan tersebut.

Kedua perusahaan tersebut juga semakin memperluas fitur aplikasi. Mereka bakal mendesain agar bisa memanfaatkan Bluetooth. Sehingga meski seseorang tidak mengaktifkan aplikasi atau tak menginstalnya, pergerakan mereka tetap terlacak.

Namun tentu saja kita semua masih menunggu aplikasi yang oleh para ahli diklaim mampu meredam penyebaran virus corona ini. Kita doakan saja Google dan Apple, atau bahkan pihak lain, segera merealisasikannya dalam waktu yang lebih dekat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here