3 Faktor Penentu Refresh Rate, Bukan Cuma 90Hz atau 120Hz

0
Faktor Penentu Refresh Rate

Saat ini pabrikan ponsel mulai punya gimmick baru, yakni memperbesar angka refresh rate. Padahal kalau mau jujur, refresh rate itu bukan menjadi satu-satunya penentu dari bagusnya tampilan layar ponsel. Lantas apa sajakah faktor penentu refresh rate dalam sebuah ponsel?

Banyak ponsel baru yang dirilis dengan angka refresh rate tinggi. Rata-rata dimulai dari 90Hz hingga 120Hz. Dan itu memang standar industri ponsel flagship. Sebab ponsel menengah kebawah masih banyak yang memakai 60Hz.

Angka ini semakin hari semakin digaungkan sedemikian rupa. Ya tentu tujuannya adalah menaikkan nilai jual di mata konsumen. Namun yang perlu diketahui, ada banyak faktor penentu dari refresh rate pada ponsel yang mesti diperhatikan. Sebab angka refresh rate yang tinggi saja tak cukup.

Ukuran Hertz yang Tinggi Bukan Jaminan

Refresh rate yang tinggi memang menjadi salah satu faktor untuk kestabilan gambar dalam menggerakkan frame demi frame-nya. Semakin tinggi bilangan Hertz, maka semakin mulus pula bingkai gambar yang digerakkan. Namun tingginya angka Hertz tadi belum tentu menunjukkan kualitas tampilan.

refresh-rate

Dalam satu tampilan, kualitasnya ditentukan oleh akurasi warna, tingkat koreksi gamma, kecerahan dan white balance. Semua faktor itu berdiri sendiri yang kemudian bersama-sama refresh rate membentuk kualitas tampilan yang baik.

Pada akhirnya Anda yang bakal menilai kualitas layar dari masing-masing pabrikan tersebut. Pasalnya antara pabrikan satu dengan yang lain pengaturan layarnya bisa sedikit berbeda. Jadi kesimpulannya kualitas layar tidak melulu ditentukan oleh tinggi-rendahnya angka Hertz.

Aplikasi dan Pengaturan Sistem Bawaan Pabrik

Ada setFrameRate API terbaru dai Android 11. Kegunaannya untuk menentukan secara otomatis frame rate yang optimal pada aplikasi yang sedang berjalan. Jadi antara satu aplikasi dengan aplikasi yang lain, tingkat frame rate-nya bisa berbeda-beda.

Hal ini ditentukan juga oleh user-interface yang dipergunakan oleh pabrikan. Yang mana kita ketahui bahwa hampir semua pabrikan tidak memakai Android murni. Mereka memiliki Android yang telah dimodifikasi sesuai kebutuhan masing-masing.

Hal itu yang membuat penerapan refresh rate bisa jadi sangat berbeda. Sehingga ukuran Hertz tadi tidak akan terlalu berpengaruh apabila pengaturan dari pabriknya sudah buruk.

Chipset Ikut Berperan

Singkat kata, dapur pacu yang digerakkan oleh sebuah chipset sangat menentukan tampilan layar ponsel Anda. Semakin kuat kualitas pemrosesannya, maka tampilan pada layar Anda juga bakal semakin baik.

Saat ini chipset yang diklaim terbaik untuk pemrosesan data adalah Snadragon dengan GPU Adreno-nya. Ia mampu menangani decoding video dengan baik serta mampu me-render grafis dengan sempurna.

Hal ini telah dibuktikan oleh sebuah perusahaan yang berfokus pada tampilan digital, Pixelworks, yang memanfaatkan Snapdragon 865 untuk menjalankan kalibrasi desain mereka. Ya, versi tertinggi itu memang terbilang sempurna daripada versi dibawahnya seperti 765G yang hanya mendukung frame rate 120Hz pada tampilan FHD+.

Snapdragon 865 memang andalan bagi perangkat Android. Namun Anda juga bisa mengandalkan chipset A13 Bionic bagi penyuka produk Apple. Keduanya cukup bersaing ketat di pasar. Namun tentu keduanya juga memiliki pangsa pasar dan penggemarnya sendiri.

Selain membantuk pemrosesan data, chipset kelas atas ini juga mampu meningkatkan penghematan baterai. Sehingga konsumsi daya bisa lebih terjaga dan perangkat memiliki usia pakai yang lebih panjang. Bahkan dengan penghematan ini, Anda bisa sering-sering memakai fitur 120Hz tanpa harus boros di baterai.

Penutup

Akhir kata, Anda yang kemudian menentukan apakah meminang ponsel dengan layar 90Hz, 120Hz atau bahkan kalau ada diatasnya. Namun yang perlu diketahui adalah angka-angka tersebut bisa jadi hanyalah sebuah gimmick pemasaran.

Makanya beberapa hal yang penting untuk diperhatikan adalah kualitas gambar berupa white balance, gamma dan lain-lain diatas, chipset, serta aplikasi bawaan pabrik yang berperan besar dalam menentukan kenyamanan Anda ketika melihat layar ponsel.

Anda memang mesti rajin-rajin berselancar agar menemukan ponsel yang cocok dengan mata Anda. Singkatnya ponsel dengan refresh rate yang tinggi memang bagus, namun tentu Anda mesti mengetahui kualitasnya terlebih dahulu. Itulah mengapa Anda jangan mudah tergiur dengan angka refresh rate yang tinggi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here