GoJek Jadi Aplikasi Super Pasca Facebook dan PayPal Investasi Rp42 T

0
facebook dan paypal investasi ke gojek

GoJek memang sedang moncer. Setelah menyandang status decacorn pada tahun lalu, kini perusahaan yang didirikan oleh Nadiem Makarim itu mendapat investasi tambahan dari Facebook dan PayPal. Dengan kehadiran dua entitas bisnis raksasa itu, Gojek jadi aplikasi super.

Facebook dan PayPal tidak menjelaskan secara rinci besaran investasi mereka ke GoJek. Namun GoJek menyebut, sebagaimana dikutip dari TechCrunch, keduanya berpartisipasi dalam pendanaan Seri F yang nilainya mencapai $3 miliar atau sekitar Rp42 triliun.

GoJek Jadi Aplikasi Super

Status GoJek sebagai aplikasi super sebetulnya sudah disandang sejak status decacorn itu. Buat yang belum tahu, aplikasi super adalah sebuah aplikasi yang menyediakan segala macam kebutuhan digital, tetapi pengguna tidak perlu keluar dari aplikasi tersebut. Semua kebutuhan telah tersedia.

Aplikasi super atau super app memiliki ekosistem yang kompleks dan mapan. Ia berjejaring dengan berbagai elemen bisnis lain untuk memberikan penggunanya kebutuhan yang tak terbatas. Dalam hal ini GoJek memang bukan yang pertama. Sebab sudah ada aplikasi asal China yang menjadi aplikasi super pertama, yakni WeChat.

Penetrasi GoJek untuk menjadi aplikasi super memang tiada lawan. Tempo hari saja GoJek menjalin kerjasama dengan MainGame.com untuk memanjakan penggunanya dengan game-game sederhana yang ringan di ponsel. Sebelumnya pun sang decacorn ini menambahkan fitur zakat hasil kerjasama dengan Muhammadiyah.

Hal unik yang memang ditemukan pada GoJek adalah aplikasinya yang mengitegrasikan semuanya. Katakanlah fitur pembayaran GoPay yang kalau pada aplikasi lain biasanya terpisah karena memakai dompet digital pihak lain. Sebut saja Grab di Indonesia dengan OVO. Keduanya memiliki aplikasi terpisah.

Itulah yang menyebabkan GoJek sebagai aplikasi super lebih masuk akal. Dan mungkin itulah alasan yang menjadikan GoJek dengan produk-produknya hingga saat ini memiliki pengguna yang paling banyak dibandingkan aplikasi kompetitor.

Untuk penempatan fitur baru terkait masuknya Facebook dan PayPal, hingga berita ini ditulis, keduanya belum menjelaskan lebih rinci apa yang bakal dilakukannya dengan investasi tersebut. Namun tentu hampir semua orang sudah paham apa itu Facebook dan PayPal.

gojek jadi aplikasi super

GoJek dan PayPal

PayPal adalah sebuah sistem pembayaran elektronik yang menggantikan fungsi cek dan rekening. Setiap pengguna PayPal bisa melakukan pembayaran, penagihan, pembelian, dan transaksi lainnya dengan orang lain lintas negara.

Dari berita-berita yang didapatkan, PayPal akan mendapatkan tempat di aplikasi GoJek namun tidak menggeser fungsi GoPay sebagai dompet digital yang utama.

Banyak yang memprediksi bahwa PayPal akan ditempatkan sebagai fitur terbaru yang melengkapi fasilitas pembayaran di GoJek. Sehingga buat para pengguna GoJek yang gemar bertransaksi lintas negara tentu bakal dimudahkan. Apalagi kalau fitur isi saldo PayPal bisa dilakukan melalui GoPay.

Meski baru sebatas perkiraan, namun hal ini sudah disambut hangat oleh komunitas digital yang selama ini menggunakan PayPal. Kemudahan yang bakal didapatkan lewat GoJek ini bakal menggeser kebiasaan mereka yang direpotkan oleh pengisian saldo PayPal melalui perbankan ataupun kartu kredit.

Bagi PayPal, investasi pada GoJek ini membuka peluang yang lebih besar untuk masuk ke pasar Asia Tenggara secara lebih masif. Perusahaan yang bermarkas di California ini sebelumnya telah memberi pinjaman pada Tala, sebuah perusahaan rintisan di India, untuk masuk ke pasar Asia Selatan.

GoJek dan Facebook

Dari beberapa informasi yang dikumpulkan, Facebook tampaknya bakal memperkuat WhatsApp. Aplikasi percakapan ini kemungkinan besar akan meniru strategi WeChat sebagai aplikasi percakapan yang mampu memasuki ranah bisnis.

Hal ini dikuatkan oleh Matt Idema, COO WhatsApp, yang mengatakan bahwa GoJek mampu membawa jutaan UMKM menjadi ekonomi digital yang paling besar di Asia Tenggara.

Menurut Idema, para pengusaha kecil di Indonesia bergantung pada perputaran uang tunai serta kebutuhan akan akses kredit yang cepat dan ringan bagi pertumbuhan bisnis tersebut. Namun hal itu masih dinilai kurang aman, sehingga diperlukan pembayaran digital yang mampu menjangkau semuanya.

Pembayaran digital dan jangkauan luas merupakan dua kata kunci yang dibidik oleh WhatsApp. Aplikasi percakapan ini sekarang cukup merakyat. Setiap pemilik ponsel pintar pasti memiliki aplikasi yang dibuat oleh Jan Koum dan Brian Acton ini. Sehingga membuat semacam ‘WhatsApp Pay’ tentu tak akan sulit.

Ya, sekilas ‘WhatsApp Pay’ atau apapun namanya mungkin bakal menjadi sandungan berarti bagi GoPay. Namun kalau ditelaah kembali, keduanya bakal bermain pada ceruk yang sedikit berbeda. Meski tak dipungkiri bahwa GoPay bakal diintegrasikan kedalam layanan pembayaran di WhatsApp untuk efisiensi. Atau sebaliknya malah GoPay yang dilebur. Tidak ada yang tidak mungkin dalam bisnis.

Penutup

Saat ini GoJek digunakan oleh 170 juta orang di Asia Tenggara. Angka ini tentu cukup menggiurkan bagi entitas bisnis manapun yang ingin masuk ke ceruk pasar di kawasan tersebut.

Maka bisa dimaklumi kalau Facebook dan PayPal merupakan perusahaan raksasa ke sekian yang tertarik dengan aplikasi buatan anak negeri ini. Sebelumnya ada Google dan Tencent yang bergabung sebagai investor. Keduanya bahkan menambah investasi lagi saat mendengar Facebook dan PayPal masuk.

Sekarang kita lihat saja apa yang bakal dicapai oleh GoJek kedepan. Ambisi Gojek jadi aplikasi super sudah tercapai. Kini yang dinanti tentu saja apa yang bakal diberikan mereka terhadap penggunanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here