Cara Menghapus Bloatware atau Preinstall App di Ponsel Android

0
cara-menghapus-bloatware

Ponsel Android yang baru biasanya selalu terpasang aplikasi bawaan pabrik. Aplikasi yang disebut bloatware atau preinstall app ini sering tidak bermanfaat. Lalu bagaimana cara menghapus bloatware di ponsel Android?

Pengertian Bloatware

Bloatware merupakan perangkat lunak komersial yang telah diinstal sebelumnya (preinstall app) oleh pabrikan. Soal apakah itu berguna atau tidak, membuang-buang memori, atau alasan apapun, pabrikan tetap punya tujuan sendiri memasangnya.

Di Indonesia, penambahan bloatware biasanya dilakukan pabrikan untuk memenuhi persentase TKDN sebanyak 25%. Sehingga ada beberapa ponsel yang memasang aplikasi Baca, Caping maupun Babe.

Sebagian pabrikan yang lain memiliki motif untuk tetap mengambil keuntungan dari adanya bloatware ini. Misalnya motivasi untuk mendapatkan keuntungan iklan. Sehingga banyak pengguna terpaksa menyingkirkan aplikasi ini agar mendapatkan ruang penyimpanan yang lebih lega.

cara menghapus bloatware

Menonaktifkan atau Menghapus?

Pabrikan biasanya memberikan opsi untuk menghapus atau menonaktifkan bloatware tersebut. Keduanya berbeda. Menghapus bloatware tentu lebih baik.

Ketika bloatware hanya dinonaktifkan atau disable, aplikasi tersebut masih menggunakan memori bahkan mungkin RAm di latar belakang. Ia tak hilang, namun hanya tidak aktif. Hal ini tentu berbeda dengan menghapus atau meng-uninstall-nya.

Cara Menonaktifkan Bloatware

Sejak Android 4.0 hadir, aplikasi bloatware punya pilihan untuk dinonaktifkan. Android memakai kata disable. Nah, bagaimana cara untuk menonaktifkan bloatware ini?

Caranya cukup mudah, Anda hanya perlu ke menu Settings > App, lalu temukan aplikasi yang dimaksud dan pilih saja Disabled. Pada menu ini, bisa terlihat mana aplikaso bloatware yang bisa dinonaktifkan dan mana yang bisa langsung dihapus. Sebaiknya jika ada opsi untuk menghapus, ya dihapus saja.

Cara Menghapus Bloatware

Sayangnya tidak semua pabrikan bersedia untuk dihapus bloatware-nya. Ada yang hanya menyediakan opsi nonaktif saja. Sementara aplikasi tersebut cukup mengganggu dan terutama memakan banyak tempat di memori. Jalan satu-satunya ya dihapus.

Cara menghapus bloatware ketika tidak ada pilihan uninstall adalah melalui aplikasi System App Remover. Cuma aplikasi ini hanya bisa berjalan apabila ponsel sudah di-root. Anda tentu mengetahui risiko dari ponsel semacam ini.

Risiko ponsel yang di-root di Indonesia adalah kehilangan garansi. Tapi tergantung mereknya juga. Xiaomi membolehkan root terhadap beberapa tipe ponselnya, kecuali seri Android One. Di Amerika Serikat malah lebih parah, Anda dianggap melakukan pelanggaran hak cipta atas sebuah produk perangkat lunak.

System App Remover tadi bisa melakukan penghapusan secara cepat aplikasi-aplikasi bloatware. Bahkan aplikasi bawaan Google juga bisa dihapus kalau sekiranya dibutuhkan dan tidak merusak sistem operasi. Anda hanya perlu membuka aplikasi ini, dan deretan aplikasi bakal tampil lengkap dengan kolom ceklis untuk penghapusan. Centang aplikasi yang perlu dihapus, dan klik tombol merah Uninstall dibawahnya kalau sudah selesai. Klik, dan aplikasi yang mengganggu Anda telah dihapus.

Demikian cara menghapus bloatware di ponsel Anda. Terima kasih sudah berkunjung. Selamat mencoba. Silakan ajukan pertanyaan di kolom komentar apabila ada yang perlu disampaikan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here