Cara Mengganti Tinta Printer Universal dengan Mudah

Cara Mengganti Tinta Printer Universal
Cara Mengganti Tinta Printer Universal

Mengganti tinta merupakan bentuk perawatan printer yang cukup mendasar dan sangat penting. Pasalnya, seiring penggunaannya, tinta printer akan habis dan perlu diisi ulang. Nah, meskipun merupakan cara perawatan yang mendasar, namun masih banyak pengguna printer yang belum mengetahui cara mengganti tinta printer tersebut.

Memang, terkait penggantian tinta printer, ada beberapa cara berbeda yang mungkin dilakukan tergantung jenis printer yang digunakan. Namun, secara umum, ada kesamaan cara dan langkah yang perlu dilakukan.

Baca juga: Cara Isi Tinta Warna Printer Canon untuk Pemula, Simak Ya!

Nah, pada kesempatan ini akan dibahas tentang cara mengganti tinta printer secara universal. Selain itu, akan dibahas pula beberapa kesalahan penggantian tinta printer yang harus dihindari.

Penasaran? Simak ulasannya!

Cara Mudah Mengisi Ulang Tinta Printer

Seperti yang disinggung sebelumnya, pengisian ulang tinta printer adalah salah satu cara perawatan printer yang sangat penting. Bukan hanya diperlukan saat tinta habis, tetapi penggantian tersebut juga perlu dilakukan terutama ketika printer lama tidak dipakai. Pasalnya, mutu tinta yang lama tidak dipakai bisa menurun.

Sebelum mengganti tinta printer, ada beberapa perlengkapan yang harus disediakan terlebih dahulu. Beberapa perlengkapan yang dimaksud adalah:

  • Tinta refill yang hendak digunakan.
  • Jarum untuk melubangi cartridge pada printer.
  • Kain atau tisu untuk membersihkan cartridge printer.

Apabila beberapa perlengkapan tersebut sudah siap, Anda bisa memulai upaya pengisian ulang tinta pada printer yang digunakan. Adapun langkah yang perlu dilakukan untuk mengisi ulang tinta pada unit printer tersebut adalah:

  1. Pertama, hidupkan printer terlebih dahulu dengan menekan tombol power hingga lampu indikator printer tidak berkedip.
  2. Buka tutup casing pada printer tersebut dan keluarkan cartridge dengan cara menekan cartridge ke bawah secara perlahan.
  3. Jika sudah, buang kertas label yang menempel di bagian atas cartridge dan perhatikan titik penyuntikan yakni 3 buah titik untuk tinta warna dan 1 buah titik untuk tinta hitam.
  4. Ambil jarum dan gunakan untuk melubangi cartridge yang sudah dilepas tersebut. Agar tidak tumpah, gunakan jarum dengan ukuran yang pas.
  5. Apabila sudah, suntikan tinta secara perlahan sesuai dengan warna tinta. Dalam hal ini, hindari menyuntik tinta secara buru-buru karena bisa mengakibatkan kerusakan pada cartridge. Selain itu, Anda tidak perlu menyuntikkan tinta hingga habis tetap hanya seperlunya saja.
  6. Ulangi cara tersebut untuk beberapa warna lain.
  7. Setelah selesai, tutup kembali titik yang digunakan untuk menyuntik tinta dengan menggunakan isolasi.
  8. Pasang cartridge kembali ke printer dengan cara menekan cartridge ke atas secara perlahan.
  9. Tutup casing printing dan tunggu sebentar hingga cartridge yang baru diisi mulai berjalan.

Setelah proses di atas selesai, Anda perlu melakukan deteksi ulang pada printer. Dalam proses deteksi ini, biasanya printer akan menggambarkan cartridge yang kosong. Apabila hal ini terjadi, tunggu sejenak sekitar 5 menit dan lakukan reset printer untuk membuatnya kembali normal.

Baca juga: 3+ Cara Instal Printer di Notebook dengan Mudah dan Tidak Ribet

Kesalahan Pengisian Ulang Tinta Printer yang Harus Dihindari

Jika disimak, sebenarnya cara untuk melakukan pengisian ulang tinta pada unit printer tidak terlalu susah dan bisa dipelajari dengan mudah. Hanya saja, ada beberapa kesalahan umum pengisian ulang tinta yang harus dihindari agar printer yang digunakan tidak bermasalah dan juga cartridge printer tidak cepat rusak.

Beberapa kesalahan pengisian ulang tinta printer yang harus dihindari diantaranya adalah:

1. Menggunakan Tinta yang Tidak Sesuai

Salah satu kesalahan umum yang kerap dilakukan saat seseorang mengisi ulang atau mengganti tinta printer adalah menggunakan tinta yang tidak sesuai. Bisa jadi, alasannya adalah mereka mencari tinta yang lebih murah dan mudah didapatkan. Padahal, hal ini merupakan kesalahan fatal yang nantinya bisa mengganggu kinerja printer.

Perlu diketahui bahwa printer memiliki spesifikasi tinta tersendiri. Oleh karenanya, meskipun tinta printer terlihat memiliki kekentalan yang mirip, namun bisa jadi tinta tersebut merupakan produk yang berbeda. Atau, Anda menggunakan tinta palsu untuk menghemat pengeluaran.

Penggunaan tinta yang tidak sesuai nantinya hanya akan merusak cartridge yang tentu membuat kerugian Anda bertambah banyak. Oleh karenanya, Anda sebaiknya tidak memaksakan penggunaan tinta asal-asalan dan senantiasa menggunakan tinta printer yang sesuai.

Baca juga: Cara Scan di Printer Semua Merek (Laptop Windows), Mudah!

2. Mengisi Tinta Berlebihan

Seperti yang disinggung dalam cara pengisian tinta di atas, pengisian tinta sebaiknya dilakukan seperlunya saja dan tidak berlebihan. Namun, banyak pengguna printer yang mengisi tinta secara berlebihan dengan tujuan memenuhi daya tampung pada cartridge. Bisa jadi, tujuan mereka adalah agar penggunaan tinta lebih hemat dan tidak perlu mengisi ulang tinta dalam waktu dekat.

Sekilas, alasan tersebut cukup masuk akal. Namun, hal tersebut sebenarnya merupakan sebuah kesalahan. Mengisi tinta secara penuh dan berlebihan hanya akan membuat tinta tumpah dan membuat hasil cetakan tidak maksimal. Baca petunjuk pada printer untuk menemukan batasan berapa banyak tinta yang sebaiknya diisikan pada cartridge tersebut.

3. Salah Cara Pengisian

Memang, masing-masing printer memiliki cara pengisian ulang tinta yang berbeda-beda. Namun, secara umum, cara pengisian ulang setiap cartridge cenderung sama yakni menyuntikkan tinta ke dalam tabung.

Meskipun cukup sederhana, namun tidak sedikit pengguna yang melakukan kesalahan pada pengisian tinta tersebut. Dalam hal ini, Anda perlu mempelajari tentang arah penyuntikan tinta yang disarankan.

Selain itu, Anda pun harus memastikan bahwa tinta yang disuntikkan sesuai dengan warnanya. Serta, pastikan jika lubang yang dibuat pada cartridge pada saat pengisian tinta tidak terlalu besar dan nantinya juga ditutup dengan sempurna.

Beberapa hal di atas merupakan kesalahan umum pengisian ulang tinta printer yang perlu diketahui dan dihindari. Tentu, dengan mengetahui kesalahan di atas, Anda bisa melakukan pengisian ulang tinta dengan lebih mudah, cepat dan tepat.

Baca juga: Daftar Service Center Printer Epson di Seluruh Indonesia

Tips Memilih Tinta untuk Printer

Dari beberapa kesalahan pengisian ulang tinta printer, salah satu kesalahan umum yang kerap terulang adalah menggunakan tinta yang tidak tepat. Nah, ada beberapa tips yang bisa Anda terapkan untuk memilih tinta printer yang tepat demi kinerja printer yang lebih baik.

Pertama, cek tinta printer yang memiliki tingkat keasaman atau pH yang seimbang. Hal ini penting karena tinta dengan pH yang seimbang aman digunakan. Sebagai gambaran, range pH tinta yang baik adalah sekitar 6,5 hingga 7,5.

Selain itu, cek tingkat kekentalan tinta. Perlu diketahui, tingkat kekentalan tinta akan berpengaruh pada hasil cetakan. Nah, hindari menggunakan tinta yang terlalu encer karena bisa membuat hasil cetakan pudar. Juga, hindari menggunakan tinta yang terlalu kental karena bisa menyumbat print head.

Satu lagi tips memilih tinta printer yang tepat adalah pastikan Anda menggunakan tinta dari merek yang terpercaya untuk jaminan kualitas. Juga, jangan lupa untuk menyesuaikan tinta tersebut dengan unit printer yang Anda gunakan. Jangan berspekulasi dengan menggunakan tinta asal-asalan yang cenderung memberikan risiko tinggi.

Demikian informasi mengenai cara mengganti tinta printer universal. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel KopiTekno.com Lainnya di Google News