Langkah kaki manusia kerap ditentukan oleh masa lalunya. Apa yang pernah dilakukan di masa yang telah lampau akan menentukan arah dan tujuan ayunan kaki tersebut.

Sama halnya ketika saya ngeblog. Ada saja rasa yang kurang meskipun saya merasa cukup senang dengan berbagai teman yang saling mendukung baik di grup WhatsApp maupun di dunia nyata.

Teman-teman blogger itu memang teman yang cukup positif. Namun hal ini ternyata tidak cukup. Ada semacam passion yang belum tuntas terlaksana hanya dengan jadi blogger saja.

Serasa, ngeblog yang dalam cakupannya yakni membuat konten secara keseluruhan saja masih belum bisa menutupinya. Rasanya ini bukanlah diri saya seutuhnya. Ada serpihan yang hilang dan kini saya mencoba menemukannya.

Bentukan Masa Lalu

Di masa-masa kuliah, saya kerap meminta diri untuk menjadi humas sembari mengundurkan diri jadi ketua pelaksana. Beberapa pelatihan jurnalistik berhasil ‘meracuni’ pikiran untuk membuat rilis dan mendokumentasikan kegiatan.

Satu ketika saya memiliki harapan untuk menjadi seorang wartawan betulan. Harapan ini saya tuliskan di catatan Facebook yang sangat sederhana. Dan setahun kemudian semesta merestui, sebab saya diterima menjadi kuli tinta di ibukota.

asus vivobook s14 s433

Sayangnya, seperti tutur orang bijak, bahwa apa yang kita inginkan sebetulnya bukanlah apa yang dibutuhkan. Saya hanya bertahan setahun saja disana. Karena faktor kesehatan akhirnya saya pulang, kembali ke kandang.

Meski tak lama, namun di tempat itu saya mendapatkan banyak ilmu. Para wartawan senior disana mengajarkan menulis news feature, merekam dan editing video, sound system panggung, lighting acara, hingga pembuatan program televisi dan pemasarannya.

Setelah sempat beberapa kali menolak tawaran dari media lokal, sayapun membuat blog untuk melanjutkan minat di dunia jurnalistik. Tapi ya itulah, ada saja yang masih kurang.

Blog hanyalah media personal. Ia tak bisa menggantikan fungsi dari media berita dengan narasi straight news. Dan di zaman digital ini, pengakuan terhadap sebuah situs sebagai media berita adalah ketika ia terindeks di Google News.

Mengapa Harus Google News?

Google News merupakan sebuah aplikasi agregasi berita dari Google yang bisa diunduh di Play Store maupun App Store. Blog Anda juga bisa diunggah kesini dengan melewati proses pendaftaran. Namun tidak semua situs yang diunggah ke Google News bakal terindeks di Google News.

Yang dimaksud dengan terindeks di Google News adalah ketika ada orang yang mencari informasi di Google Search, situs tersebut akan muncul pada tab News atau Berita. Dan pada tab All atau Semua, situs tersebut juga muncul di news snippet Google Search.

Keuntungannya apa? Ya banyak, dong. Setiap pengguna aplikasi Google News akan mendapatkan push notification berita terbaru. Dan berita-berita tersebut hanya dimunculkan dari situs yang memang sudah terindeks di Google News, bukan hanya terunggah saja di aplikasinya.

asus vivobook s14 s433

Jelas itu merupakan potensi traffic yang nggilani. Jumlah kunjungan yang banyak tentu harapan dari setiap pengelola situs ber-niche berita. Semakin banyak yang berkunjung, maka informasi yang disampaikannya bisa diterima oleh khalayak yang lebih luas lagi.

Singkat cerita, indeks Google News bagi saya adalah sebuah patokan dari situs media online sudah sah menjadi situs berita. Tapi tentu prasyarat sebagai media dan kaidah jurnalistiknya sudah ditempuh sepenuhnya.

Inilah yang menjadikan alasan mengapa saya mesti mengembangkan blog khusus untuk menembus Google News. Setelah pada 2016 silam saya mulai mengembangkan blog pribadi di doel.web.id, saatnya membangun blog yang lain. Dan dibuatlah blog kopitekno.com ini.

Harapan sederhana saya adalah bisa menemukan kebahagiaan yang mungkin tak dirasakan oleh orang lain. Padahal untuk penghasilan sendiri, gabungan doel.web.id, kopitekno.com, dan beberapa blog lain juga sudah alhamdulillah. Tapi tetap saja ada rasa yang belum tercapai.

Saya merasa memiliki kewajiban untuk membentuk blog ini jadi situs berita dan informasi teknologi. Beberapa teman di rumah kemudian saya ajak untuk bergabung sebagai kontributor. Pada tahap awal, Kopitekno.com ini sudah terunggah di Google News. Jangan lupa follow, ya.

Kalau ditanya mengapa memilih niche teknologi, jawaban yang paling sederhana adalah saya memang diminta untuk membantu pengelolaan promosi digital toko ponsel milik saudara. Jadi daripada kabar-kabar terbaru di industri perponselan hanya berputar di kepala dan telinga pelanggan, ya ditulis saja.

Pencapaian pertama yang membuat saya termotivasi untuk berbuat lebih adalah undangan-undangan event serta kiriman rilis yang masuk ke email di [email protected]. Salah satu kiriman rilis yang menyenangkan datang dari Asus. Kalau dengan blog doel.web.id mana bisa.

Beberapa syarat untuk diindeks Google News sudah terpenuhi. Syarat tersebut diantaranya theme sudah memakai news theme, ada susunan redaksi, alamat dan kontak yang jelas, serta pedoman media siber. Sekarang ada satu syarat lagi yang mesti saya penuhi, yakni rutin mengunggah konten terbaru paling tidak 4-10 artikel sehari.

Menerobos Hambatan

Rutin mengunggah artikel dengan jenis current issue tentu saja menjadi ciri khas dari sebuah situs berita. Dan itulah yang menjadi syarat utama Google mau mengindeks sebuah situs dan masuk ke listing News-nya. Jujur saja, inilah syarat paling berat buat blogger yang belum punya tim solid semacam saya.

Apalagi dengan pekerjaan utama saya yang bukan blogger. Sebab untuk memenuhi periuk nasi demi makan anak dan isteri, saya merelakan diri untuk menjadi seseorang yang jauh dari harapan semula. Sehingga ketika ada waktu senggang, saya berupaya sebisa mungkin agar ada konten yang bisa terunggah.

asus vivobook s14 s433

Kadang-kadang saya membawa laptop agar bisa mengunggah artikel terbaru. Sebab kalau mesti mengonsep di ponsel, lebih banyak pengalaman berkata mereka hanya teronggok di note. Apalagi tampilan dasbor WordPress self-host kurang responsif. Sayangnya laptop yang saya pakai ini juga kurang mendukung.

Laptop yang saya pakai hanya memenuhi kebutuhan dasar pekerja kantoran yang hanya membuka aplikasi mengetik, pembuatan slide presentasi, dan membuat data di tabel. Sesekali juga membuka peramban internet meski dengan rasa kesal karena RAM-nya cepat sekali tersedot habis.

Rasanya saya memang membutuhkan Asus VivoBook S14 S433.

Mengapa Harus Asus VivoBook S14 S433?

ASUS merilis Asus VivoBook S14 S433 di bulan Mei 2020. Sebagai laptop yang masuk ke kelas menengah kebawah, laptop ini memiliki fitur dan spesifikasi yang optimal untuk memproduksi konten buat memuluskan blog saya agar terindeks di Google News.

Ringkas Namun tetap Lebar

Bentuknya yang ringkas dengan ukuran panjang 32,49 cm, lebar 21,35 cm, tebal 1,59 cm, dan berat hanya 1,4 kg membuat laptop ini paling nyaman buat saya bawa ketika bekerja di lapangan. Uniknya dengan fitur frameless NanoEdge Display membuat layar 14 incinya tetap tampil optimal meski bodinya kecil.

Layar ini juga menghasilkan gradasi warna yang optimal, sebab memakai panel IPS LED-backlit Full HD (1920 x 1080) dengan rasio 16:9. Makanya persoalan editing gambar dengan impresi warna alami untuk menunjang konten bisa dengan mudah dilakukan.

Performa Jempolan

Apalagi laptop ini memiliki prosesor Intel Core 10th Generation yang lebih hemat daya. Tentu untuk urusan pengolahan konten bisa lebih baik, gegas, dan paripurna. Tersedia dua varian prosesor yang bisa dipilih untuk laptop ini, yakni Intel® Core i7-10510U dengan clockspeed 1.8GHz quad-core dengan Turbo Boost yang bisa mencapai 4.9GHz dan Intel® Core i5-10210U dengan clockspeed 1.6GHz quad-core dengan Turbo Boost yang bisa mencapai 4.2GHz.

Pembuatan konten di blog juga butuh kartu grafis yang mumpuni, loh. Pernah enggak sih ketika mengedit foto maupun membuat vector malah layarnya freeze? Saya sering banget. Dengan Integrated Intel UHD Graphics, laptop ini bisa mengatasi masalah tersebut. Apalagi buat yang punya budget lebih, bisa kok mengambil versi VivoBook S14 S433FA dengan NVIDIA® GeForce® MX250 dengan VRAM 2GB GDDR5.

Catu Daya Hemat dan Cepat

Fitur selanjutnya yang membuat saya kesengsem adalah kemampuan fast charging-nya yang menawan. Dengan daya 45 Watt, untuk mengisi dari 0% hingga 60% pada baterai 50Wh 3-cells lithium-polymer dibutuhkan waktu 49 menit saja. Sangat membantu buat tipikal orang yang suka terburu-buru seperti saya.

asus vivobook s14 s433

Saya juga bisa menumpang charge di rumah warga apabila sangat mendesak. Dan saya merasa tak perlu khawatir laptop ini dioperasikan secara ilegal, sebab ada pemindai sidik jari sebagai pengaman login dari Windows Hello. Karena laptop ini di-bundling dengan sistem operasi Windows 10 asli.

Fitur Tambahan Lebih Menawan

Kalau saya mesti membuka laptop karena ada tugas mendadak, namun kondisi cahayanya cukup remang-remang, Asus sudah memberikan backlit keyboard di laptop untuk memberi tanda pada angka dan aksara. Kayaknya sudah jadi ciri khas Asus, bahkan untuk laptop level entri mereka. Jadi saya tetap bisa berkarya dimanapun.

Yang terakhir, laptop ini memberikan pilihan warna yang personal sehingga penggunanya lebih merasa jadi diri sendiri dalam menjalankan aktivitasnya. Asus VivoBook S14 S433 memiliki varian warna Indie Black (hitam), Gaia Green (hijau), Resolute Red (merah), Dreamy Silver (putih perak).

Inilah spesifikasi Asus VivoBook S14 S433:

SpesifikasiASUS VivoBook S14 S433
ProsesorIntel® Core™ i5-10210U Processor 1.6 GHz (6M Cache, up to 4.2 GHz) Intel® Core™ i7-10510U Processor 1.8 GHz (8M Cache, up to 4.9 GHz)
OSWindows 10
RAM8GB DDR4 RAM
Hardisk512+32GB M.2 PCIe NVME Intel Optane SSD
Layar14.0″ (16:9) LED backlit FHD (1920×1080) Anti-Glare, 100% sRGB, 250 nits
GrafisNVIDIA GeForce MX250 Intel UHD Graphics
Input/Output1x USB 3.2 (Gen1) Type-C, 1x USB 3.2 (Gen1) Type-A, 2x USB 2.0 Type-A, 1x HDMI, 1x Audio Jack, 1x MicroSD Card Reader
KameraHD Web Camera
KonektivitasWi-Fi 6 (Gig+) (802.11ax), Bluetooth 5.0 (Dual band) 2*2
AudioBuilt-in speaker tersertifikasi harman/kardon, mik internal
Baterai50WHrs, 3S1P, 3-cell Li-ion
Dimensi32.4(W) x 21.3(D) x 1.59 ~ 1.59 (H) cm
Berat1,45Kg
WarnaGaia Green (hijau), Resolute Red (merah), Dreamy Silver (putih), Indie Black (hitam)
HargaRp13.999.000 (Intel Core i5) Rp15.999.000 (Intel Core i7)
Garansi2 tahun garansi global

Desain keseluruhan laptop Asus VivoBook S14 S433 ini cocok buat pekerja seperti saya. Sebab desainnya simpel dan elegan. Bentuknya tidak aneh-aneh layaknya laptop kekinian yang berupaya tampil beda. Ia standar dan polos, namun setiap lekuknya tampil secara fungsional. Saya suka.

Tapi buat Anda yang suka dengan personalisasi, Asus VivoBook S14 S433 dibuat memang untuk kustomisasi. Cover dibalik layarnya yang dibuat kosong bisa Anda tempeli aneka stiker yang menggambarkan kepribadian. Kira-kira gambarnya seperti dibawah ini. Keren, ya.

asus vivobook s14 s433

Sebuah Konklusi

Laptop Asus VivoBook S14 S433 ini yang kiranya saya perlukan agar tetap bisa memproduksi konten secara konsisten. Sebab dengan beberapa pertimbangan diatas, seperti fitur, spesifikasi dan desain, alamat harapan blog terindeks di Google News bisa jadi kenyataan.

asus vivobook s14 s433

Sebab ya hanya itulah yang bisa memantik aktivitas masa lalu yang menyenangkan itu. Selebihnya kalaupun itu mendatangkan nilai materi yang mumpuni, artinya keseimbangan hidup bisa saya rasakan. Ya, kapan lagi menjalani passion bisa menghasilkan uang ‘kan?

Oleh karena itulah target saya adalah menembus Google News bersama Asus di jalur informasi ini. Lalu, apa target Anda? Let’s dare to be you.

27 KOMENTAR

  1. Daku baru tau, kalau media seperti blog bisa juga diterima di Google News. Daku pikir hanya untuk media khusus aja. Semoga kopitekno bisa nembus Google News dan terutama semoga bisa rutin update tulisan seperti portal berita lokal tapi isinya lebih berbobot dan bermanfaat.

  2. Aku milih Resolute Red deh…hehe…Prosesor dan RAM nya oke punya ini. Bisa deh ngajar online, nulis jurnal dan ngeblog tanpa kendala. Makasih reviewnya…

  3. Wow, harganya lumayan mehong juga ya Bang. Tapi sebandinglah dengan spesifikasinya. Jadi beli ASUS vivo book S14 gak rugi sih sebenernya apalagi emang saat ini kalau kata beberapa pedagang laptop di THR Surabaya, Asus paling best seller sih.

  4. Aku juga tim yang nggak terbiasa nulis di handphone sih. Soalnya kebiasaan pake laptop, lebih semangat aja nulisnya. Ada produk baru lagi nih, kudu rajin nabung nih biar wishlistnya bisa dicoret. Hahaha

  5. keren ya Bang Laptop nya emang nih dimasa daring spti skrg dibutuhkan laptop dengan spec. yg mumpuni jadi bisa dimaksimalkan penggunannya untuk keperluan..btw harga nya wow jg ya Bang..keren sih tapi mantul

  6. Sebagai pemula, saya kalau menulis blog selalu dari laptop (belum pernah dari hp), oleh karena itu laptop yang digunakan memang harus yang dapat mendukung. Sepertinya Asus bisa jadi pilihan buat saya karna saya sering lupa untuk mencharger laptop ( chargernya cepat)

  7. Waktu ikut lomba blog di Jatim, ada peserta yang mengaku sudah masuk Google News. Saya kurang paham saat itu. Di sini baru paham.
    Ternyata wow ya. Effortnya LUAR BIASA.

    Selamat, Mas. Semoga konsisten dengan tantangannya.
    Kalau saya juri, pasti saya menangkan, ini. Hihihi

    • Iya mbak, tipe Google News ada dua, ada yang udah lolos submit, ada yang udah terindeks. Nah, saya target terindeks, karena udah lolos submitnya.

  8. wah keren bisa sempat ngembangin banyak blog, saya masih keteteran urus 2 blog. Tapi kalau pakai vivobook S14 bikin makin semangat upadte contennya

  9. Target aku jadi Blogger pro dan ternak blog kayak bang doel ini. Keren banget sih bang… Btw, vivobook ini memang oke banget yaaa. Benar-benar mengerti kebutuhan kita di jaman serba digital ini

  10. Setuju banget poin pembukanya tentang ayunan langkah itu bergantung sm apa yang terjadi di masa lalu. Btw lumayan nih rekomendasi laptop asusnya kebetulan pas saya mau ganti laptop.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here