Kerjasama Muhammadiyah – GoJek: Kini Bayar Zakat Lewat GoPay

0
zakat lewat gopay

GoPay telah menjadi layanan dompet digital yang paling banyak digunakan di Indonesia. Ekosistem ini yang membawa Muhammadiyah untuk bekerjasama dengan aplikasi milik GoJek ini. Sehingga kini warga Muhammadiyah dan masyuarakat umum bisa membayar zakat lewat GoPay.

Kerjasama ini diperlukan guna percepatan jaring pengaman sosial bagi kelompok miskin dan rentan miskin yang terdampak oleh pandemi COVID-19. Selain itu juga membantu pemulihan ekonomi Indonesia yang cukup babak belur terhantam pandemi ini.

Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah, K.H. Haedar Nashir, mendukung pemanfaatan zakat digital ini. Menurutnya di tengah pandemi, mereka yang punya kewajiban berzakat atau mereka yang punya peluang berinfaq bersedekah, memberikan apa yang dimiliki untuk orang lain, tanpa sekat tanpa dimensi keagamaan dan apapun.

Di saat seperti ini Haedar yakin bahwa zakat, infak dan sedekah tersebut akan sangat besar pahalanya dan nilainya untuk menghadirkan altruisme (kepedulian terhadap kesejahteraan) bagi orang lain.

“Mari kita berzakat, berinfaq dan bersedekah. Kami Muhammadiyah, GoPay dan semua institusi yang bekerjasama untuk membuka ruang yang seluas-luasnya untuk mereka yang berpunya untuk semakin mengoptimalkan zakat, infaq dan sedekah di saat kritis dan musibah seperti ini agar kita bisa berbagi kebajikan berlipat-lipat, apalagi di bulan Ramadan,” ungkapnya.

Ketua Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu), Hilman Latief,   menjelaskan tentang potensi zakat di tahun ini. Menurutnya setiap tahun penerimaan zakat di Indonesia selalu naik persentasenya, namun jumlah yang terhimpun masih jauh daripada jumlah potensi zakat.

Tahun ini, semua orang dan bidang terdampak, padahal mereka berpotensi sebagai muzakki. Orang-orang yang biasanya berzakat, baik melalui atau tidak melalui LAZ, mungkin jumlahnya berkurang. Sehingga dengan fasilitas dompet digital GoPay ini diharapkan ada akselerasi terhadap para muzakki yang terbiasa dengan dunia digital.

Managing Director GoPay, Budi Gandasoebrata, menjelaskan bahwa secara umum, dari GoPay sendiri melihat transaksi masyarakat beralih ke ranah digital selama masa pandemi ini.

“Belanja, makan minum, bayar tagihan, semuanya digital. Termasuk beribadah juga digital. Kami melihat tren positif penggunaan sedekah digital oleh masyarakat menggunakan GoPay. Transaksi GoZakat sendiri mengalami naik 2x lipat sejak masa pandemi. Kami pikir ini adalah bukti nyata bahwa masyarakat Indonesia sangat menghayati pentingnya donasi untuk membantu sesama di saat-saat sulit seperti ini,” tutup Budi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here