Ramai-Ramai Menghujat Apple Tanpa Charger untuk Kemudian Menirunya

- Advertisement -

Alasan Apple untuk meniadakan charger pada iPhone 12 memang menuai perdebatan. Tapi tentu itu hak prerogatif Apple untuk melakukan apapun terhadap barang yang dijualnya. Toh, pada akhirnya tetap banyak saja yang membelinya dan menirunya.

Apple memang menjadi trend setter teknologi. Jika saat ini pabrikan yang bermarkas di Cupertino, Amerika Serikat itu masih eksklusif soal dapur pacu Bionic A12, tapi desainnya tentu menggiurkan untuk dijiplak. Sebab selain melambangkan ringkas namun elegan, tentu soal selera pasar juga yang dipertimbangkan.

Sejak iPhone 6

Yang paling saya ingat dari desain yang masif dicontek adalah desain iPhone 6. Pabrikan China-lah yang paling banyak menirunya. Sebut saja Xiaomi, Vivo, maupun Oppo, yang tanpa tedeng aling-aling meniru secara persis hingga peletakkan tombol-tombolnya.

Desain yang mirip itu kemudian dimodifikasi untuk versi-versi selanjutnya. Namun tetap saja orang-orang melihat itu sebagai desain tren pada saat itu. Dan yang memulainya adalah Apple.

Bingkai Kamera dan Poni

- Advertisement -

Ketika layar bisa disamarkan sebagai tiruan, namun tidak dengan poni dan peletakkan kamera dalam bingkainya di belakang bodi. Berbagai pabrikan yang menconteknya tak bisa lagi menyembunyikan kalau desainnya merupakan tiruan dari desain Apple.

Hal ini memang tak salah, dan Apple pun tak terlalu mempermasalahkannya. Sebab Apple memiliki jalurnya sendiri sebagai ponsel pintar non-Android. Sementara yang menirunya rata-rata produsen ponsel Android.

Kita tentu mengingat desain iPhone 6 yangbtadi dibahas memiliki kamera ganda dengan bingkai horizontal. Kemudian ramai-ramai pabrikan ponsel menirunya.

Pun sama halnya ketika iPhone X yang memakai poni yang agak sedikit lebar untuk menempatkan kamera depannya. Dan poni ini pun masif dipakai oleh para produsen ponsel kedalam ponsel terbaru mereka. Padahal perlu diketahui, poni itu pernah diejek juga ramai-ramai.

Tanpa Charger

Dalam perilisan iPhone 12 kemarin, Apple memang memberi ‘kejutan’ penggemarnya dengan absennya charger. Praktis kotak ponselnya jadi lebih tipis dari biasanya.

Apple sudah memberikan penjelasan kalau tidak disertakannya charger kedalam paket pembelian terkait alasan lingkungan. Apple yakin bahwa orang-orang yang membeli Apple terbaru biasanya juga memiliki iPhone yang lama berikut chargernya.

Banyak pihak pun menghujat Apple dengan pilihan paket pembelian tanpa charger ini. Sebab, katanya, meskipun tanpa charger, Apple menyediakan ‘pembelian terpisah’ charger baru, sehingga alasan lingkungan ini tidak tepat.

Apple Bukan Lembaga Sosial

Orang-orang yang menghujat itu mungkin lupa, kalau Apple bukanlah Greenpeace atau lembaga pemerhati lingkungan sejenisnya. Jadi ketika tidak ada charger, itu berarti Apple meminta pembelinya untuk membeli charger lagi secara terpisah.

Hal ini pun sudah pernah dilakukan Apple ketika menjual monitor terbarunya. Pasalnya dalam monitor tersebut tidak disediakan penyangganya. Sehingga mau tak mau pembeli mesti merogoh kocek lagi untuk itu.

Yang perlu digarisbawahi, tentu saja itu merupakan bagian dari strategi Apple dalam mendulang untung yang lebih banyak. Dan itu tak salah dalam praktek kapitalisme. Sebab Apple, sekali lagi, bukanlah lembaga sosial pemerhati lingkungan.

Dalam praktek semacam ini, pembeli hanya dihadapkan pada pilihan, tetap membeli atau membeli yang lain. Sudah itu saja.

Menjilat Ludah Sendiri?

Sialnya yang menghujat Apple adalah pabrikan ponsel juga. Beberapa diantaranya menampilkan ‘hujatan’ tersebut di media sosial resmi perusahaan.

Ya, pilihan Apple untuk meniadakan charger dalam paket pembelian sepertinya merupakan dosa besar. Sebuah hal yang kemudian menjadi perbincangan, padahal oleh orang yang bukan pemakai Apple.

Sialnya, ‘tanpa charger’ itu kemudian bakal ditiru oleh pabrikan yang kemarin menghujatnya. Samsung bahkan harus menarik iklan yang menyindir Apple atas ketiadaan charger. Seban dikabarkan pabrikan asal Korea ini bakal merilia ponsel baru, tanpa charger.

tanpa charger

Xiaomi juga sama. Sebuah postingan akun Twitter @XiaomiIndonesia yang menyindir Apple dengan gambar ekspresi Mr. Bean kembali viral. Pasalnya postingan yang menggambarkan pembeli iPhone 12 ketika mendapati paket pembeliannya tanpa charger itu disanggah secara tidak langsung oleh bos Xiaomi di China. Sang CEO, Lei Jun, ternyata bilang akan merilis Mi 11 dengan paket pembelian tanpa charger.

Ya, ramai-ramai menjilat ludah sendiri.

Penutup

Akhir kata semuanya diserahkan pada mekanisme pasar. Meniru desain atau tidak itu soal selera dan kalaupun dengan begitu produknya sama-sama laris ya tak masalah selama tidak melanggar hukum. Sebab semuanya tentu diserahkan kepada niat dan kemampuan pembeli masing-masing.

Dari peristiwa ini dan berseret kisah yang terjadi dengan Apple, tentu kita bisa paham mengapa pabrikan yang moncer berkat mendiang Steve Jobs ini bisa menjadi pabrikan teknologi nomor wahid. Sebab mereka konsisten dengan dirinya sendiri.

- Advertisement -
tanpa charger
Dian Rahadian
Pegiat sosial yang suka berpetualang. Orangnya humble, humoris, dan low profile. Bahagia ketika membagi pengetahuan baru.

Latest articles

Artikel Terkait

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here