Tensi Memanas, Aplikasi Remove China Apps Viral di India

0
remove china apps

Tensi memanas yang melibatkan tentara India dan China di perbatasan sengketa di Pegunungan Himalaya terjadi juga di ranah teknologi. Baru-baru ini viral sebuah layanan Remove China Apps yang dibuat oleh OneTouch AppLabs. Hingga saat ini tercatat aplikasi tersebut sudah diinstal hingga 5 juta pengguna Android.

Apa Itu Remove China Apps

remove china apps
Remove China Apps / Sumber: Play Store.

Aplikasi ini merupakan aplikasi yang cukup sederhana. Saat diunggah di Play Store, kemudian orang mengunduhnya dan memasangnya di ponsel masing-masing, secara sederhana aplikasi ini akan memindai ponsel tersebut.

Apabila ada aplikasi yang berasal atau dikembangkan oleh developer dari China, misalnya TikTok, Remove China Apps akan memberikan peringatan. Namun kalau tidak ada aplikasi asal China di ponsel tersebut, maka aplikasi akan mengucapkan selamat.

Sebuah perusahaan analis data, App Annie, mengatakan kalau mereka yang memasang Remove China Apps merupakan pengguna Android di India. Namun dalam beberapa hari terakhir, ada cukup banyak instalasi yang dilakukan juga oleh pengguna di Australia.

Hingga saat ini, Remove China Apps memiliki peringkat hampir sempurna di Play Store, yakni 4,9 dari 5 bintang dari 180.000 lebih ulasan.

Aplikasi ini menjamin kalau sistemnya mampu mengidentifikasi negara asal aplikasi berdasarkan riset pasar. Meski demikian OneTouch tidak menjamin hasil yang akurat. Kalau ragu-ragu dengan hasil pemindaian, ada opsi untuk menghapus tanda dari aplikasi yang sudah dipindai.

Latar Belakang OneTouch Labs

Sampai saat ini belum ada konfirmasi lanjutan tentang aplikasi yang viral ini dari OneTouch Labs. Mereka masih menikmati karya pertama tersebut sebagai sebuah pencapaian yang luar biasa.

Sebagai pengembang minor yang baru dikenal, dengan situs perusahaan ‘hanya’ berbasis WordPress sederhana, agaknya banyak yang menyangkal klaim muluk-muluk dari OneTouch Labs. Pasalnya mereka mengkalim punya pengalaman lebih dari delapan tahun dalam web and apps developer. Padahal aplikasi yang viral ini adalah yang pertama.

Hal kedua yang diragukan oleh banyak orang adalah soal pemindaian. Darimanakah Remove China Apps berpatokan menyebut sebuah aplikasi berasal dari China atau bukan. Sebab banyak juga aplikasi China yang bermarkas di luar negeri. Juga ada beberapa aplikasi diluar China dengan CEO bernama China, seperti Zoom dengan pendirinya Eric Yuan.

Beberapa informasi yang tersebar di internet mengungkapkan kalau Remove China Apps ini mengenali aplikasi China dari model perangkat, bahasa yang dipakai, produsen perangkat dan informasi khusus aplikasi seperti kode versi aplikasi, nama versi aplikasi, dan nama paket aplikasi.

Ironi Pasar India

Hal ini tentu saja ironis, mengingat India adalah pangsa pasar yang lumayan besar bagi ponsel China. Oppo dan Xiaomi menjadi ponsel yang mengasai pasar di India. Lebih lagi banyak ponsel China yang mem-bundling aplikasinya dalam satu ponsel.

Kita tentu tahu bahwa ponsel Vivo, Oppo, Xiaomi, dan lainnya memiliki user-interface sendiri yang didalamnya memuat aplikasi bloatware atau aplikasi bawaan. Sementara aplikasi tersebut merupakan aplikasi, yang tentu saja, bawaan dari ponselnya yang berasal dari China.

Kontan saja aplikasi ini telah memicu perdebatan sengit di kalangan pengembang China yang menargetkan pasar internasional. Baijing, atau Beluga Whale, komunitas online populer untuk eksportir aplikasi China, menyebut bahwa Remove China Apps adalah gangguan pasar yang ilegal dan berbahaya, sehingga para pengembang harus melaporkannya ke Google.

Update 4 Juni 2020

Setelah aplikasi ini ramai, Google akhirnya menghapus aplikasi Remove China Apps dari ekosistem Play Store. Hal ini, sebagaimana ditulis di Blog Google India, aplikasi tersebut melanggar peraturan Play Store.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here